Mabes Polri Kirim 300 Personel Tambahan untuk Percepat Pemulihan Pasca-Banjir Aceh

Mabes Polri kembali mengerahkan personel tambahan ke Provinsi Aceh untuk membantu percepatan pemulihan wilayah yang terdampak bencana banjir bandang. Langkah ini diambil guna memperkuat penanganan pascabencana di akhir tahun 2025.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:15 WIB
Personel Mabes Polri mengikuti Apel Pemberangkatan Personel Polri Dalam Rangka Penanggulangan Bencana di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025). ANTARA/Nadia Putri Rahmani

Personel Mabes Polri mengikuti Apel Pemberangkatan Personel Polri Dalam Rangka Penanggulangan Bencana di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025). ANTARA/Nadia Putri Rahmani

Matamata.com - Mabes Polri kembali mengerahkan personel tambahan ke Provinsi Aceh untuk membantu percepatan pemulihan wilayah yang terdampak bencana banjir bandang. Langkah ini diambil guna memperkuat penanganan pascabencana di akhir tahun 2025.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa penambahan pasukan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolri.

"Hari ini, sesuai dengan perintah Bapak Kapolri, melihat kondisi di sana perlu perkuatan tambahan lagi, kami akan memberangkatkan lagi di akhir tahun ini sekitar 300 orang," ujar Dedi saat memimpin Apel Pemberangkatan Personel Polri di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/12).

Sebanyak 300 personel Mabes Polri tersebut akan difokuskan di tiga titik, yakni Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Tengah.

Selain dari Mabes, Polri juga menyiapkan ratusan personel satuan wilayah dari Polda Aceh, Sumatera Selatan, Banten, DI Yogyakarta, NTB, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan untuk membantu pemulihan di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.

Dedi menerangkan bahwa penebalan personel bertujuan agar pemulihan wilayah tuntas lebih cepat, mengingat bulan Ramadhan diperkirakan jatuh pada Februari 2026. Selain itu, pengerahan tenaga baru ini dimaksudkan untuk menggantikan atau menyokong petugas di lapangan yang telah bekerja selama hampir satu bulan.

“Tingkat keletihan secara psikologis, secara fisik, juga sudah sangat letih sekali anggota-anggota kita. Butuh tambahan tenaga-tenaga baru,” ungkapnya.

Dalam operasi kemanusiaan ini, Polri turut mengirimkan peralatan pendukung seperti dapur lapangan dan alat berat berupa ekskavator, bulldozer, serta dump truck. Alat-alat tersebut diprioritaskan untuk membuka akses jalan guna menjamin kelancaran distribusi logistik dan bahan bakar minyak (BBM).

Selain itu, Polri menargetkan pembuatan sumur bor di 300 titik untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Saat ini, pengerjaan baru mencapai 30 hingga 40 titik.

"Kalau bisa di tahun ini kita bisa mempercepat untuk proses pengeboran," tambah Dedi.

Baca Juga: Menteri PKP Instruksikan Lokasi Huntap Penyintas Bencana Sumatera Dekat Fasilitas Umum

Polri juga menurunkan tim medis dan bantuan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat mempercepat normalisasi kondisi pascabencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

“Ini semuanya perintah Bapak Kapolri. Kehadiran Polri bersinergi, berkolaborasi dengan semua pihak untuk masyarakat,” pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 760 SPPG Program Makan Bergizi Gratis karena tak penuhi sta...

news | 15:39 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh kepala daerah untuk memaksimalkan tindak lanjut atas temua...

news | 14:30 WIB

Presiden Prabowo bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo untuk mempererat hubungan bilateral. Kunjungan ini juga menghasilkan k...

news | 13:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian tegaskan dukungan penuh pada program BSPS dan 3 juta rumah. Ia menyebut suksesnya program hunian...

news | 12:00 WIB

KPK beri sinyal segera periksa suami dan anak Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq terkait dugaan aliran dana korupsi...

news | 11:45 WIB

Menbud Fadli Zon menyebut film sebagai cermin identitas dan soft power bangsa pada Hari Film Nasional 2026. Simak komitm...

news | 10:30 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman merasa Garuda layak menang atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026 meski kalah 0-1...

news | 09:15 WIB

OJK optimistis insentif pemerintah untuk industri galangan kapal akan mendorong pertumbuhan premi asuransi marine hull d...

news | 08:15 WIB

Ketua BTN Sumardji mengingatkan John Herdman bahwa chemistry pemain adalah kunci utama jika ingin membawa Timnas Indones...

news | 07:15 WIB

KPK menduga Ketum Kesthuri Asrul Aziz Taba mengalirkan uang 406.000 dolar AS ke Gus Alex dalam kasus korupsi kuota haji ...

news | 06:00 WIB