Kemenpora Tegaskan Bonus SEA Games 2025 Tetap Sesuai Janji Presiden

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan bonus bagi atlet peraih medali pada SEA Games 2025 di Thailand akan diberikan sesuai dengan janji Presiden Prabowo Subianto.

Elara | MataMata.com
Selasa, 23 Desember 2025 | 09:00 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (tengah bawah), Wamenpora Taufik Hidayat (kiri bawah), Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari (kedua kiri, bawah), CdM Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025 Bayu Priawan Djokosoetono (ketiga kanan, bawah) berfoto bersama atlet usai upacara pengukuhan tim Indonesia untuk SEA Games 2025 di kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Tim Indonesia menurunkan 1.021 atlet yang akan bertanding di 49 dari 51 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam SEA Games 2025 di Thaliand pada 9-20 Desember 2025. ANTARA FOTO/Fauzan/tom.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (tengah bawah), Wamenpora Taufik Hidayat (kiri bawah), Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari (kedua kiri, bawah), CdM Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025 Bayu Priawan Djokosoetono (ketiga kanan, bawah) berfoto bersama atlet usai upacara pengukuhan tim Indonesia untuk SEA Games 2025 di kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Tim Indonesia menurunkan 1.021 atlet yang akan bertanding di 49 dari 51 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam SEA Games 2025 di Thaliand pada 9-20 Desember 2025. ANTARA FOTO/Fauzan/tom.

Matamata.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan bonus bagi atlet peraih medali pada SEA Games 2025 di Thailand akan diberikan sesuai dengan janji Presiden Prabowo Subianto.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Surono mengatakan, pemerintah tetap berkomitmen merealisasikan bonus tersebut, termasuk bonus Rp1 miliar untuk setiap medali emas yang diraih atlet Indonesia.

“Bonus tetap sesuai dengan janji dari Bapak Presiden, mungkin dalam waktu tidak terlalu lama. Kami sudah memiliki skenario pembagian bonus. Mudah-mudahan Bapak Menteri akan segera melaporkan kepada Bapak Presiden. Apabila sudah ada petunjuk, kami akan segera mengeksekusi,” kata Surono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/12).

Namun, Surono belum dapat memastikan besaran bonus untuk peraih medali perak dan perunggu. Ia menyebutkan, medali emas tetap menjadi prioritas utama karena sangat menentukan peringkat kontingen Indonesia.

“Kemarin sudah disampaikan Pak Menteri bahwa emas Rp1 miliar. Karena emas sangat luar biasa dalam menentukan peringkat, tentu lebih dihargai. Untuk perbedaan antara emas dan perak, selisihnya cukup lumayan,” ujarnya.

Pada SEA Games 2025, kontingen Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan 91 medali emas, 111 medali perak, dan 131 medali perunggu.

Selain melampaui target 80 medali emas, capaian tersebut juga menjadi perolehan emas terbanyak ketiga bagi Indonesia saat berlaga di SEA Games di luar kandang. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

ITDC berkomitmen menerapkan pariwisata berkelanjutan di KEK Mandalika dengan mengalokasikan 30% lahan untuk RTH dan mena...

news | 15:37 WIB

Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra menggelar sidang etik tertutup terhadap Anggota DPRD Jember, Achmad Syahri As Sid...

news | 15:34 WIB

Pemkot Palembang resmi memberlakukan denda maksimal Rp500 ribu dan sanksi sosial sapu jalanan bagi pembuang sampah semba...

news | 15:30 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan menargetkan pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026, lengkap dengan cold st...

news | 14:28 WIB

Penebusan pupuk subsidi melonjak 36% menjadi 3,4 juta ton per Mei 2026. PT Pupuk Indonesia (Persero) siapkan strategi di...

news | 14:20 WIB

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni sebut penyelamatan uang negara Rp10,27 triliun oleh Kejagung di era Prabowo jad...

news | 14:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban jenis Simental seberat 1,05 ton dari peternak di Bantul, DIY seharga Rp110...

news | 14:03 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti memperkuat kerja sama ekonomi RI-Rusia di Kazan. Nilai perdagangan naik 21,7%, targetkan ratifik...

news | 08:08 WIB

Presiden AS Donald Trump memaparkan sejarah panjang hubungan AS-China, mulai dari pengaruh Konfusius hingga kerja sama e...

news | 07:15 WIB

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono meresmikan pabrik pengolahan ikan PT BIG di Bintan. Tegaskan komitmen stop kapal luar ...

news | 06:00 WIB