Erick Thohir Tegaskan Seleksi Pelatih Timnas Masih Berjalan, Belum Ada Nama Terdepan

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa proses penentuan sosok pelatih baru tim nasional sepak bola Indonesia masih berlangsung dan belum mengerucut pada satu kandidat pun.

Elara | MataMata.com
Rabu, 26 November 2025 | 08:00 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/11/2025). (ANTARA/Andi Firdaus)

Menteri Pemuda dan Olahraga yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/11/2025). (ANTARA/Andi Firdaus)

Matamata.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa proses penentuan sosok pelatih baru tim nasional sepak bola Indonesia masih berlangsung dan belum mengerucut pada satu kandidat pun.

“Belum. Nanti ada prosesnya,” ujar Erick saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

Ia menyebutkan bahwa pemilihan pelatih akan melalui tahapan seleksi resmi, termasuk sesi wawancara oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Karena agenda pertandingan timnas berikutnya baru dimulai pada Maret tahun depan, Erick menilai tidak ada urgensi untuk mempercepat proses tersebut.

“Kita tidak perlu buru-buru karena memang kan yang namanya ke depan itu nanti baru bulan Maret,” kata Erick.

Erick juga menampik anggapan bahwa sudah ada nama tertentu yang menjadi kandidat kuat, termasuk pelatih asal Belanda seperti Giovanni van Bronckhorst maupun nama lain yang ramai dibicarakan publik.

“Belum,” tegasnya.

Terkait kehadiran mantan pelatih timnas Uzbekistan Timur Kapadze di Indonesia, Erick memastikan belum ada komunikasi antara dirinya dengan sosok tersebut. “Ke saya enggak ada (komunikasi),” ucap Erick.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi meminta publik bersabar menunggu keputusan pelatih kepala timnas Indonesia yang baru, setelah pemutusan kontrak Patrick Kluivert bulan lalu. Dalam jumpa pers di GBK Arena, Jakarta, Kamis (20/11), Yunus menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami lima kandidat yang sudah masuk radar.

“PSSI saat ini sementara memproses lima calon pelatih timnas senior. Berikan kesempatan kepada kami untuk menggodok itu,” ujar Yunus. Ia menambahkan bahwa belum ada satu pun yang dipastikan terpilih. “Beberapa hal menjadi pertimbangan karena belum ada kepastian dari kelima ini siapa yang kita pilih,” katanya.

Yunus juga menegaskan alasan pihaknya tidak mengungkap identitas para kandidat tersebut. Di sisi lain, rumor di media sosial menyebut beberapa nama seperti mantan pelatih Irak Jesus Casas serta mantan pelatih Uzbekistan Timur, Timur Kapadze, sebagai kandidat yang berpeluang menahkodai skuad Garuda. (Antara)

Baca Juga: Zulhas Murka Temukan 250 Ton Beras Ilegal Masuk Lewat Sabang

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menduga Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menerima aliran uang pemerasan pengurusan KITAS/KITAP ratusan ...

news | 11:57 WIB

Istana angkat bicara terkait penahanan Wamen Imipas Silmy Karim oleh KPK dan penetapan tersangka eks pimpinan BGN oleh K...

news | 10:45 WIB

KPK resmi menahan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim terkait kasus dugaan korupsi pengurusan...

news | 09:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto panggil BPKP dan PPATK setelah mencium indikasi penyelewengan oleh pimpinan di Badan Gizi Nasi...

news | 08:26 WIB

Eks Wamenaker Immanuel Noel Ebenezer menghadapi sidang vonis kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 dan gratifikasi di PN ...

news | 07:15 WIB

Anggota DPR RI Yan Mandenas meminta Kepala BGN baru Nanik S. Deyang fokus benahi distribusi dan kualitas program Makan B...

news | 06:00 WIB

KPK menyita 33 kendaraan hingga uang asing dalam OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah terkait suap KI...

news | 19:47 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) siap serap 3 juta tenaga kerja dan menjadi motor...

news | 19:42 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pembekalan keras kepada 1.773 ASN Komcad di Lanud Halim. Menhan ingatkan ancaman '...

news | 14:56 WIB

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan Komisi II siap membahas revisi UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Dasco ingatkan...

news | 13:49 WIB