Tak Gentar Hadapi Fans Garuda, John Herdman: Tekanan adalah Anugerah, Bukan Kutukan

John Herdman siap hadapi tekanan melatih Timnas Indonesia. Ia sebut tekanan fans adalah anugerah dan minta publik sabar soal proses menuju Piala Dunia.

Elara | MataMata.com
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:30 WIB
Jumpa pers perkenalan resmi John Herdman sebagai pelatih kepala baru timnas Indonesia di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2025). (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Jumpa pers perkenalan resmi John Herdman sebagai pelatih kepala baru timnas Indonesia di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2025). (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Matamata.com - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi tekanan besar yang menyertai kursi pelatih skuad Garuda. Dalam jumpa pers perdananya di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1), Herdman justru menyebut tekanan sebagai sebuah keistimewaan.

"Tekanan itu adalah sebuah keistimewaan. Saat Anda memimpin sebuah organisasi dan tim, Anda memikul harapan seluruh negara ini di pundak Anda," ujar Herdman.

Pelatih asal Inggris ini menolak memandang ekspektasi publik sebagai beban. Sebaliknya, ia ingin mengubah energi dari ratusan juta pendukung menjadi kekuatan bagi para pemain di lapangan.

"Ini bisa menjadi kutukan atau anugerah. Kami akan mengoptimalkannya menjadi anugerah. Saya akan katakan kepada para pemain bahwa tekanan ini adalah kesempatan besar untuk menggunakan energi para fans," lanjut pelatih yang sukses membawa Kanada mentas di Piala Dunia 2022 tersebut.

Misi Realistis Menuju Piala Dunia Indonesia baru saja menelan pil pahit pada Oktober 2025 lalu setelah gagal melaju ke Piala Dunia 2026. Kegagalan di babak kualifikasi putaran keempat di bawah asuhan Patrick Kluivert berujung pada pemutusan kontrak pelatih asal Belanda tersebut.

Kini, Herdman mengemban misi membawa Indonesia ke Piala Dunia edisi 100 tahun pada 2030 mendatang. Namun, ia mengingatkan para pendukung bahwa keberhasilan tidak akan datang dalam semalam.

Ia merujuk pada pengalamannya bersama Timnas Kanada. Butuh waktu empat tahun bagi Herdman sejak ditunjuk pada 2018 untuk mengakhiri penantian 36 tahun Kanada agar bisa kembali berlaga di panggung dunia.

"Saya sampaikan kepada fans, lolos ke Piala Dunia tidak terjadi dalam satu malam. Kanada butuh puluhan tahun untuk kembali ke sana. Indonesia sudah mengambil langkah besar baru-baru ini, dan tugas kita adalah melangkah ke tahap selanjutnya," tegas pelatih kelahiran Consett ini.

Bagi Herdman, ambisi membawa Indonesia ke kancah global adalah motivasi utamanya setiap hari. "Itulah alasan mengapa saya bangun dari tempat tidur setiap pagi," tutupnya. (Antara)

Baca Juga: Menhan Sjafrie Kunjungi Pakistan, Bahas Kerja Sama Pendidikan Militer dan Forum JDCC

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Apkasindo mendukung kebijakan ekspor satu pintu PT DSI, namun mendesak pemerintah segera memulihkan harga TBS sawit peta...

news | 17:50 WIB

Pemkab Bogor menyembelih sapi kurban seberat 1,2 ton bantuan dari Presiden Prabowo Subianto di Masjid Raya Nurul Wathon ...

news | 17:46 WIB

Ketua KPK Setyo Budiyanto meminta jajaran penyidik hingga penuntut berhati-hati menerapkan KUHP dan KUHAP baru yang berl...

news | 17:43 WIB

Film 'Semua Akan Baik-Baik Saja' garapan sutradara Baim Wong sukses menembus 1 juta penonton dalam 14 hari. Simak sinops...

news | 14:33 WIB

Wamenlu RI Arrmanatha Nasir memperingatkan ancaman baru krisis air global akibat konsumsi miliaran liter air oleh infras...

news | 14:31 WIB

Petani tembakau (APTI) dan cengkeh (APCI) mendesak Kemenkes mengkaji ulang aturan penyeragaman kemasan rokok dalam RPMK ...

news | 10:30 WIB

Presiden AS Donald Trump tegas menolak Rusia atau China menyimpan pasokan uranium Iran. Ketegangan nuklir memanas pasca-...

news | 09:15 WIB

Ketua Fraksi Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji memuji peningkatan signifikan pelayanan haji 2026. Fasilitas Armuzna lancar ...

news | 08:30 WIB

Wamendes PDT Ahmad Riza Patria buka suara terkait kritik tajam pemangkasan Dana Desa 2026 sebesar Rp34 triliun demi mend...

news | 07:00 WIB

Indonesia lewat Wamen Mendes PDT Ahmad Riza Patria tegaskan komitmen belajar manajemen pengentasan kemiskinan dari China...

news | 06:15 WIB