Menhan Sjafrie Kunjungi Pakistan, Bahas Kerja Sama Pendidikan Militer dan Forum JDCC

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin kunjungi Pakistan untuk perkuat kerja sama militer. Fokus pada pendidikan, SDM pertahanan, dan sinergi TNI AU dengan Pakistan Air Force.

Elara | MataMata.com
Selasa, 13 Januari 2026 | 13:00 WIB
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) bertemu dengan Menteri Produksi Pertahanan Pakistan, H.E. Muhammad Raza Hayat Harraj, di Kementerian Produksi Pertahanan, Pakistan, Senin (12/1/2026). ANTARA/HO-Humas Kemhan.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) bertemu dengan Menteri Produksi Pertahanan Pakistan, H.E. Muhammad Raza Hayat Harraj, di Kementerian Produksi Pertahanan, Pakistan, Senin (12/1/2026). ANTARA/HO-Humas Kemhan.

Matamata.com - Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan rangkaian kunjungan kenegaraan ke Islamabad, Pakistan, Senin (12/1). Kunjungan ini bertujuan memperkuat kerja sama strategis di bidang pertahanan serta mempererat hubungan bilateral militer kedua negara.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi bahwa Menhan mengawali diplomasinya dengan menemui Menteri Produksi Pertahanan Pakistan, Muhammad Raza Hayat Harraj.

"Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas penguatan kerja sama pertahanan yang dilandasi Agreement on Cooperation Activities in the Field of Defence tahun 2010," ujar Rico dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/1).

Fokus pada Pendidikan dan SDM Rico menjelaskan, poin utama yang akan dikembangkan meliputi kerja sama pendidikan dan pelatihan militer, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pertahanan, serta optimalisasi forum Joint Defence Cooperation Committee (JDCC).

Setelah bertemu dengan Menhan Pakistan, Sjafrie melanjutkan agenda dengan mengunjungi Chief of Defence Forces (CDF) Pakistan, Field Marshal Syed Asim Munir, di Camp Office.

Dalam pertemuan tersebut, Sjafrie menyampaikan apresiasi atas hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara TNI dan Angkatan Bersenjata Pakistan. Keduanya sepakat bahwa kolaborasi kedua negara berperan penting dalam menjaga stabilitas kawasan serta perdamaian internasional.

Sinergi Angkatan Udara Rangkaian diplomasi diakhiri dengan kunjungan ke Air Headquarters Pakistan Air Force (PAF). Menhan Sjafrie bertemu langsung dengan Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan, Zaheer Ahmad Babar Sidhu.

Keduanya fokus membahas penguatan hubungan antara TNI AU dan Pakistan Air Force, khususnya terkait pertukaran pengalaman profesional antarpersonel serta program pelatihan bersama.

"Melalui kunjungan ini, kami yakin hubungan bilateral dan militer antara Indonesia dan Pakistan akan semakin erat serta memberikan dampak positif bagi pertahanan kedua negara," pungkas Rico. (Antara)

Baca Juga: Sah! Kilang Balikpapan Kini Terintegrasi Pipa Gas 78 Km, Langkah Nyata Menuju Swasembada Energi

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Apkasindo mendukung kebijakan ekspor satu pintu PT DSI, namun mendesak pemerintah segera memulihkan harga TBS sawit peta...

news | 17:50 WIB

Pemkab Bogor menyembelih sapi kurban seberat 1,2 ton bantuan dari Presiden Prabowo Subianto di Masjid Raya Nurul Wathon ...

news | 17:46 WIB

Ketua KPK Setyo Budiyanto meminta jajaran penyidik hingga penuntut berhati-hati menerapkan KUHP dan KUHAP baru yang berl...

news | 17:43 WIB

Film 'Semua Akan Baik-Baik Saja' garapan sutradara Baim Wong sukses menembus 1 juta penonton dalam 14 hari. Simak sinops...

news | 14:33 WIB

Wamenlu RI Arrmanatha Nasir memperingatkan ancaman baru krisis air global akibat konsumsi miliaran liter air oleh infras...

news | 14:31 WIB

Petani tembakau (APTI) dan cengkeh (APCI) mendesak Kemenkes mengkaji ulang aturan penyeragaman kemasan rokok dalam RPMK ...

news | 10:30 WIB

Presiden AS Donald Trump tegas menolak Rusia atau China menyimpan pasokan uranium Iran. Ketegangan nuklir memanas pasca-...

news | 09:15 WIB

Ketua Fraksi Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji memuji peningkatan signifikan pelayanan haji 2026. Fasilitas Armuzna lancar ...

news | 08:30 WIB

Wamendes PDT Ahmad Riza Patria buka suara terkait kritik tajam pemangkasan Dana Desa 2026 sebesar Rp34 triliun demi mend...

news | 07:00 WIB

Indonesia lewat Wamen Mendes PDT Ahmad Riza Patria tegaskan komitmen belajar manajemen pengentasan kemiskinan dari China...

news | 06:15 WIB