Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran, Dorong Konektivitas dan Wisata Selatan Yogyakarta

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran yang berada di jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) kawasan Pandansimo, Kelurahan Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (19/11).

Elara | MataMata.com
Kamis, 20 November 2025 | 06:15 WIB
Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran, Dorong Konektivitas dan Wisata Selatan Yogyakarta

Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran, Dorong Konektivitas dan Wisata Selatan Yogyakarta

matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran yang berada di jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) kawasan Pandansimo, Kelurahan Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (19/11).

Dalam sambutannya, Presiden menyebut kehadiran jembatan baru tersebut akan meningkatkan aksesibilitas masyarakat, khususnya menuju kawasan selatan Yogyakarta.

"Dengan Jembatan Kabanaran ini nanti diharapkan mempermudah konektivitas dan mempermudah akses juga kepada daerah yang begitu indah," ujar Prabowo.

Ia juga menyinggung nilai historis wilayah yang kini menjadi lokasi berdirinya Jembatan Kabanaran. Menurutnya, area tersebut pernah menjadi markas perjuangan Pangeran Mangkubumi saat melawan Belanda.

"Ini begitu penting dalam budaya Jawa, penuh spiritualitas dan kita mendengar ada rencana untuk membangun kawasan ini, untuk mendukung pariwisata mungkin akan ada hotel-hotel yang bagus fasilitas-fasilitas lainnya," katanya.

Prabowo menegaskan pentingnya penguatan sektor pariwisata sebagai penopang ekonomi nasional. Ia mengapresiasi kenaikan signifikan jumlah wisatawan pada tahun ini.

"Kita harus mendorong pariwisata. Alhamdulillah tahun ini pariwisata kita meningkat 20 persen, salah satu peningkatan sangat berarti dalam perkembangan ekonomi kita," tuturnya.

Selain itu, Kepala Negara menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak, terutama Kementerian Pekerjaan Umum, yang telah menyelesaikan pembangunan jembatan yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional tersebut.

"Terima kasih atas jerih payah semua pihak yang telah bekerja, saya titip perawatan dan juga untuk selanjutnya pekerjaan umum untuk melaksanakan proyek-proyek infrastruktur dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Jembatan Kabanaran—sebelumnya dikenal sebagai Jembatan Pandansimo—dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan panjang total 2.300 meter dan jembatan utama sepanjang 675 meter. Proyek senilai Rp863,7 miliar itu menghubungkan wilayah Desa Poncosari di Bantul dengan Desa Banaran, Galur Kulon Progo, serta rampung dalam waktu 579 hari sejak dimulai pada 17 November hingga 20 Juni 2025. (Antara)

Baca Juga: Danantara Yakin Investasi Indonesia Melonjak pada 2026 Berkat Transformasi Fundamental

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menetapkan tersangka dalam kasus OTT Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Delapan orang diperiksa intensif dan rua...

news | 11:23 WIB

Rapat Paripurna DPR RI resmi mengesahkan RUU PFII menjadi Undang-Undang. Beleid ini mengatur kawasan bebas pajak, lembag...

news | 11:19 WIB

Dinas ESDM mencatat luas wilayah tambang berizin (IUP) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah mencapai 299,86 hektare yang dike...

news | 09:52 WIB

Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan dari PWI Pusat terhadap pengacara berinisial HP terkait dugaan tinda...

news | 09:48 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian merespons OTT KPK terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Ia mengi...

news | 07:30 WIB