Bahlil Targetkan Golkar Tambah Kursi di Pemilu 2029

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menargetkan peningkatan jumlah kursi partainya pada Pemilu 2029 mendatang.

Elara | MataMata.com
Senin, 03 November 2025 | 11:30 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia (tengah) bersama Sekjen Partai Golkar M. Sarmuji (kanan) dan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (kiri) memukul beduk tanda dibukanya Musyawarah Daerah XI Partai Golkar Sulawesi Tenggara di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (2/11/2025). Musyawarah daerah tersebut beragendakan evaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus dan pemilihan ketua baru DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara periode 2025-2030. ANTARA FOTO/Andry Denisah/rwa.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia (tengah) bersama Sekjen Partai Golkar M. Sarmuji (kanan) dan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (kiri) memukul beduk tanda dibukanya Musyawarah Daerah XI Partai Golkar Sulawesi Tenggara di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (2/11/2025). Musyawarah daerah tersebut beragendakan evaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus dan pemilihan ketua baru DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara periode 2025-2030. ANTARA FOTO/Andry Denisah/rwa.

Matamata.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menargetkan peningkatan jumlah kursi partainya pada Pemilu 2029 mendatang.

Dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra), Bahlil menegaskan bahwa partai berlambang pohon beringin itu tidak boleh berpuas diri dengan capaian pemilu sebelumnya.

“Target Partai Golkar bukan hanya mempertahankan, tapi menambah kursi baik di DPR RI, provinsi, maupun kabupaten/kota,” kata Bahlil dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (2/11).

Untuk mencapai target tersebut, ia meminta seluruh pengurus dan kader menyiapkan langkah konkret guna meningkatkan perolehan kursi di semua tingkatan legislatif.

Selain itu, Bahlil juga menginstruksikan agar konsolidasi organisasi dilakukan secara menyeluruh hingga ke tingkat daerah.

Menurutnya, struktur partai harus diperkuat sampai ke tingkat kecamatan dan desa, termasuk melakukan revitalisasi terhadap pengurus yang sudah tidak aktif.

“Konsolidasi harus berjalan sampai desa. Pengurus yang tinggal nama harus direvitalisasi. Golkar tidak bisa besar tanpa mesin yang bergerak di bawah,” ujarnya.

Bahlil menambahkan, selain memperkuat struktur, partainya juga akan mempercepat proses regenerasi. Ia menilai, pemilih pada Pemilu 2029 didominasi kelompok usia 17 hingga 50 tahun yang mencapai sekitar 73 persen dari total populasi pemilih.

“Ke depan bukan yang besar mengalahkan yang kecil, tapi yang cepat mengalahkan yang lambat. Golkar harus kreatif, inovatif, dan memberi ruang lebih besar kepada anak muda,” katanya.

Ia menegaskan, Golkar memiliki tradisi regenerasi dengan hadirnya sejumlah kader muda yang kini duduk di parlemen nasional. Perubahan itu, kata Bahlil, harus terus diperluas agar Golkar tetap relevan di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ajak Negara APEC Dukung Indonesia Kejar Ketertinggalan Teknologi dan Pendidikan

Dengan target politik yang agresif, konsolidasi hingga tingkat desa, serta fokus pada pemilih muda, Golkar menargetkan dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu kekuatan politik utama di Indonesia pada Pemilu 2029. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pertamina resmi menyetop distribusi Biosolar di SPBU Teuku Umar Denpasar selama 30 hari akibat praktik curang penggunaan...

news | 10:56 WIB

Diaspora Indonesia di Filipina sampaikan rasa bangga dan apresiasi atas keramahan Presiden Prabowo Subianto saat menghad...

news | 10:51 WIB

Mensos Gus Ipul dan Wamensos Agus Jabo datangi KPK untuk konsultasi pengadaan barang dan jasa 2026. Fokus utama: menjaga...

news | 10:46 WIB

Anggota Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mendukung usulan Bawaslu untuk mem-blacklist pelaku politik uang dari kepesertaa...

news | 09:45 WIB

Menteri PKP Maruarar Sirait siapkan regulasi KPR 40 tahun. Simak simulasi cicilannya yang diprediksi turun hingga Rp800 ...

news | 06:00 WIB

Jamaah haji Embarkasi Padang Gelombang II mulai diterbangkan langsung ke Jeddah. Simak rincian keberangkatan Kloter 12 d...

news | 15:35 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa putuskan tidak menonaktifkan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama meski namanya terseret dakwa...

news | 15:15 WIB

Mendiktisaintek Brian Yuliarto meminta penerima beasiswa LPDP Angkatan 273 untuk memberikan dampak nyata bagi kemajuan I...

news | 14:34 WIB

Mensos Saifullah Yusuf membentuk tim khusus yang dipimpin Wamensos untuk menyelidiki polemik pengadaan sepatu Sekolah Ra...

news | 13:07 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kecewa laga Persija vs Persib batal di GBK. Simak alasan keamanan dan lokasi terbaru ...

news | 13:00 WIB