Menkeu: APBN Tak Akan Tanggung Utang Proyek Kereta Cepat JakartaBandung

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan ikut menanggung beban utang proyek Kereta Cepat JakartaBandung (KCJB) yang dikelola PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Elara | MataMata.com
Sabtu, 11 Oktober 2025 | 07:15 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) ditemui usai acara Investor Daily Summit 2025 di Jakarta, Kamis (9/10/2025). (ANTARA/Muzdaffar Fauzan)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) ditemui usai acara Investor Daily Summit 2025 di Jakarta, Kamis (9/10/2025). (ANTARA/Muzdaffar Fauzan)

Matamata.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan ikut menanggung beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) yang dikelola PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Menurut Purbaya, pembiayaan proyek strategis nasional itu diharapkan dapat diselesaikan melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

“Kalau ini kan dibuat Danantara kan ya, kalau dibuat Danantara kan mereka sudah punya manajemen sendiri, sudah punya dividen sendiri yang rata-rata setahun bisa Rp80 triliun atau lebih,” ujar Purbaya saat menghadiri Media Gathering Kemenkeu 2025 di Bogor, Jumat (11/10).

Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin seluruh beban proyek infrastruktur kembali ditanggung oleh negara.

“Karena kalau enggak ya semuanya kita lagi, termasuk dividennya. Jadi ini kan mau dipisahin swasta sama government,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan dua skema penyelesaian pembiayaan proyek tersebut.

“Apakah kemudian kita tambahkan equity yang pertama atau kemudian memang ini kita serahkan infrastrukturnya sebagaimana industri kereta api yang lain, infrastrukturnya itu milik pemerintah. Nah ini dua opsi ini yang kita coba tawarkan,” jelas Dony di Jakarta, Kamis (9/10).

Dony menilai proyek KCJB memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, terutama dengan memangkas waktu tempuh antara Jakarta dan Bandung. Saat ini, jumlah penumpang KCIC juga terus meningkat hingga mencapai 30 ribu orang per hari.

“Tapi dari satu sisi kita juga memperhatikan keberlanjutan daripada KAI itu sendiri. Karena KCIC ini sekarang bagian daripada KAI, inilah yang kita cari solusi terbaik,” katanya.

Adapun, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyebut bahwa proses negosiasi restrukturisasi utang proyek KCIC masih berlangsung. Pembahasan dilakukan antara pemerintah Indonesia dan pihak mitra dari Tiongkok untuk mencapai kesepakatan pembiayaan yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Diduga Dikriminalisasi, Selebgram Alnaura Laporkan Oknum Polisi ke Divisi Propam Mabes Polri

“Iya, sedang berjalan (restrukturisasi) dengan pihak China, baik dengan pemerintah China (negosiasi) sedang berjalan,” ujar Rosan, Rabu (8/10).

Rosan menambahkan, restrukturisasi ini tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi keuangan jangka pendek, tetapi juga melakukan reformasi menyeluruh terhadap struktur pembiayaan agar risiko serupa tidak terulang di masa mendatang. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

IHSG hari ini ambles lebih dari 4 persen ke level 5.694. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan pemerintah tak siapkan int...

news | 14:18 WIB

Presiden ke-6 RI SBY menegaskan dalam Asia Grassroots Forum 2026 bahwa UMKM adalah agenda ekonomi strategis dan tameng u...

news | 13:41 WIB

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menemui Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta di Dili untuk mematangkan rencana kunjungan ...

news | 13:15 WIB

KPK menduga Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menerima aliran uang pemerasan pengurusan KITAS/KITAP ratusan ...

news | 11:57 WIB

Istana angkat bicara terkait penahanan Wamen Imipas Silmy Karim oleh KPK dan penetapan tersangka eks pimpinan BGN oleh K...

news | 10:45 WIB

KPK resmi menahan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim terkait kasus dugaan korupsi pengurusan...

news | 09:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto panggil BPKP dan PPATK setelah mencium indikasi penyelewengan oleh pimpinan di Badan Gizi Nasi...

news | 08:26 WIB

Eks Wamenaker Immanuel Noel Ebenezer menghadapi sidang vonis kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 dan gratifikasi di PN ...

news | 07:15 WIB

Anggota DPR RI Yan Mandenas meminta Kepala BGN baru Nanik S. Deyang fokus benahi distribusi dan kualitas program Makan B...

news | 06:00 WIB

KPK menyita 33 kendaraan hingga uang asing dalam OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah terkait suap KI...

news | 19:47 WIB