RIPrancis Bentuk Tim Kecil Bahas Peran Negara Palestina

Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono menyampaikan bahwa sejumlah negara yang dipimpin Prancis akan segera membentuk tim untuk membahas pembagian peran terkait pembentukan negara Palestina.

Elara | MataMata.com
Rabu, 24 September 2025 | 13:15 WIB
RIPrancis Bentuk Tim Kecil Bahas Peran Negara Palestina

RIPrancis Bentuk Tim Kecil Bahas Peran Negara Palestina

matamata.com - Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono menyampaikan bahwa sejumlah negara yang dipimpin Prancis akan segera membentuk tim untuk membahas pembagian peran terkait pembentukan negara Palestina.

Dalam pengarahan media di Markas Besar PBB, New York, Selasa, Sugiono menjelaskan bahwa 10 negara bertemu dalam forum Meeting of the Day After in Gaza and Stabilization Efforts. Pertemuan ini digelar sehari setelah Konferensi Tingkat Tinggi mengenai Palestina dan solusi dua negara.

“Akan dibuat lagi tim yang lebih kecil sebenarnya untuk bisa membahas ini dalam 1–2 hari ke depan,” kata Menlu Sugiono.

Ia menegaskan, forum tersebut membicarakan langkah-langkah yang harus ditempuh demi mewujudkan perdamaian di Timur Tengah serta upaya yang dilakukan setelah proses gencatan senjata dan perdamaian tercapai.

Sugiono juga menyampaikan, Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit menekankan pentingnya koordinasi antara pertemuan yang berlangsung sebelumnya dengan yang digelar di sela Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis Jean Noel Barrot menilai forum ini sebagai langkah yang terkoordinasi.

“Memang secara detail belum dilakukan pembicaraan karena tadi juga kesepakatannya adalah menyampaikan hal-hal yang sifatnya garis besar, policy, prinsip-prinsip yang perlu dilakukan baik itu tentang US engagement maupun di pertemuan berikutnya tentang apa yang dilakukan setelah Gaza,” tambah Sugiono.

Menindaklanjuti pertemuan tersebut, negara-negara yang terlibat akan kembali menggelar pembahasan lebih detail sebelum 25 September, termasuk membentuk tim kecil.

“Apa yang harus dilakukan, kemudian siapa melakukan apa, kemudian langkah-langkah perbaikan seperti apa yang harus dilakukan, baik itu dari sisi politik, keamanan, kemudian juga ekonomi di sana,” ujar Sugiono.

Pertemuan ini dihadiri Indonesia, Mesir, Yordania, Italia, Inggris, Arab Saudi, Kanada, Jerman, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Selain itu, perwakilan Uni Eropa dan Liga Arab juga turut hadir. (Antara)

Baca Juga: Trump Apresiasi Pidato Tegas Prabowo di PBB: "Anda Lakukan Pekerjaan Luar Biasa"

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Nilai ekspor kecap Indonesia Januari-Agustus 2026 tembus Rp340 Miliar. Pasar Australia dan Malaysia mendominasi berkat t...

news | 12:56 WIB

Veda Ega Pratama cetak sejarah jadi pembalap Indonesia pertama yang raih pole position di Moto3 GP Australia 2026. Simak...

news | 12:54 WIB

PBB merasa sangat khawatir atas eskalasi kekerasan dan pemblokadean Tepi Barat oleh Israel usai serangan penembakan yang...

news | 11:00 WIB

Presiden AS Donald Trump berencana mencabut tarif impor 50 persen atas barang Kanada guna mengamankan suara Partai Repub...

news | 10:30 WIB

MILLS meluncurkan koleksi Spring/Summer 2027 bertajuk 'Next Inheritance'. Menghadirkan teknologi seamless MILLS SIGNATUR...

news | 10:00 WIB