Tiket MotoGP Mandalika Terjual 30 Persen, MGPA Optimistis Jelang Oktober

Menjelang sebulan sebelum gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 35 Oktober 2025, penjualan tiket tercatat telah mencapai sekitar 30 persen.

Elara | MataMata.com
Senin, 08 September 2025 | 17:30 WIB
Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria dikonfirmasi wartawan seusai mengikuti rapat persiapan perhelatan MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika yang dipimpin Gubernur Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri dengan sejumlah instansi di Mataram, Senin (8/9/2025). ANTARA/Nur Imansyah.

Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria dikonfirmasi wartawan seusai mengikuti rapat persiapan perhelatan MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika yang dipimpin Gubernur Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri dengan sejumlah instansi di Mataram, Senin (8/9/2025). ANTARA/Nur Imansyah.

Matamata.com - Menjelang sebulan sebelum gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 3–5 Oktober 2025, penjualan tiket tercatat telah mencapai sekitar 30 persen.

Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengatakan jumlah tiket yang terjual masih sesuai pola penjualan tahun-tahun sebelumnya.
“Jumlah detail tiket yang terjual sudah 20–30 persen. Biasanya di detik-detik akhir baru meningkat,” ujarnya usai rapat persiapan yang dipimpin Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Mataram, Senin (8/9).

Andhi, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa penjualan tiket terus berjalan di berbagai lokasi.
“Progres penjualan tiket terus berjalan baik di Jakarta maupun di NTB,” katanya.

Tahun ini, MGPA tetap menargetkan jumlah penonton sama seperti 2024, yakni 121 ribu lembar tiket. Untuk mencapai target tersebut, promosi terus digencarkan, tidak hanya di Jakarta dan NTB, tetapi juga kota-kota besar lainnya di Indonesia.
“Promosi-promosi ini yang kita terus genjot,” tambah Andhi.

Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2025 sendiri sudah dibuka sejak Februari oleh MGPA bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). Tiket ditawarkan dengan beberapa kategori, mulai dari paket early bird Regular Grandstand seharga Rp140.000 di Zona E, G, H, dan I, hingga tiket VIP Deluxe Class dengan harga Rp11.250.000.

Pilihan lainnya meliputi Premium Grandstand dengan harga Rp315.000–Rp612.500 di beberapa zona, serta tiket VIP Luxury Tent di Zona T1, D, F, dan G yang dibanderol Rp5.812.500. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mantan Menpora Dito Ariotedjo mendatangi KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang menyeret eks M...

news | 15:15 WIB

BRIN instruksikan periset inventarisasi teknologi kapal OceanXplorer untuk memperkuat armada kapal riset nasional dalam ...

news | 13:59 WIB

Perum Bulog siapkan stok pangan 3 kali lipat di Aceh, Sumut, dan Sumbar jelang Ramadhan 2026 untuk antisipasi bencana da...

news | 13:15 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi akan gabungkan puluhan BUMD menjadi satu holding mulai pekan depan. Langkah ini demi hapus B...

news | 11:15 WIB

KPK panggil mantan Menpora Dito Ariotedjo terkait kasus korupsi kuota haji yang menyeret Yaqut Cholil Qoumas. Kerugian n...

news | 11:15 WIB

Di WEF Davos 2026, Presiden Prabowo ungkap strategi sikat 'greed economy' (ekonomi serakah) dan pamerkan Danantara sebag...

news | 10:15 WIB

Wamentrans Viva Yoga mendorong Desa Telang Rejo di Banyuasin menjadi lumbung pangan nasional utama. Simak strategi pemer...

news | 09:00 WIB

Pemerintah China bantah klaim Trump soal ladang angin. Dengan kapasitas 600 juta kilowatt dan ladang angin Gansu yang ma...

news | 08:13 WIB

Di forum WEF Davos 2026, Presiden Prabowo umumkan rencana besar membangun hingga 5.000 desa nelayan modern dan 83.000 ko...

news | 07:00 WIB

Presiden Prabowo memperkenalkan Danantara di WEF Davos 2026. Dengan aset US$ 1 triliun, Danantara diproyeksikan merasion...

news | 06:00 WIB