Mensesneg Minta Maaf atas Potensi Kemacetan akibat Gladi HUT RI ke-80 di Istana Merdeka

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jakarta apabila rangkaian gladi menjelang Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka menimbulkan kemacetan.

Elara | MataMata.com
Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:57 WIB
Mensesneg Minta Maaf atas Potensi Kemacetan akibat Gladi HUT RI ke-80 di Istana Merdeka

Mensesneg Minta Maaf atas Potensi Kemacetan akibat Gladi HUT RI ke-80 di Istana Merdeka

matamata.com - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jakarta apabila rangkaian gladi menjelang Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka menimbulkan kemacetan.

"Kami juga memohon maaf kepada masyarakat di Jakarta yang beraktivitas di sekitar Istana Merdeka. Kalau memang dalam beberapa hari ke depan agak sedikit terganggu kenyamanannya karena kita mulai ada kegiatan di Istana Merdeka," ujar Prasetyo di halaman Istana Merdeka, Selasa (12/8).

Prasetyo menjelaskan, gladi akan berlangsung hingga 14 Agustus 2025 sehingga berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan tersebut. Rekayasa lalu lintas pun diterapkan demi kelancaran seluruh rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Dia optimistis masyarakat dapat memaklumi situasi ini. "Kami sangat yakin bahwa masyarakat pasti tidak merasa ada yang terganggu karena toh rekayasa lalu lintas itu adalah semangatnya untuk membuat semua kegiatan peringatan HUT berjalan dengan lancar," ucapnya.

Pada Selasa pagi, 76 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bersama ratusan personel TNI-Polri menggelar gladi kotor di halaman Istana Merdeka. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu sempat diguyur hujan deras.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengukuhkan 76 calon Paskibraka pada Rabu (13/8). Tiga di antaranya akan bertugas sebagai pembawa baki dan pengibar bendera, yang akan diumumkan tepat pada peringatan 17 Agustus 2025. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DPR RI bakal berkoordinasi dengan pemerintah merespons usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa (Kades AMJ) demi efi...

news | 13:07 WIB

KPK memanggil Kepala Perum Bulog Jateng dan 37 saksi terkait dugaan korupsi bansos beras PKH Kemensos yang merugikan neg...

news | 12:09 WIB

Pemprov DKI Jakarta mengecek langsung penerima bansos di lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran di masa transisi...

news | 10:45 WIB

Menhut Raja Juli Antoni meminta petugas tak lengah meski hotspot karhutla di Ketapang turun. Kemenhut juga menyegel laha...

news | 10:15 WIB

Dokter RSUD Kota Tangerang ingatkan bahaya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang bisa picu peradangan paru-paru dan ses...

news | 09:56 WIB