Presiden Prabowo Tegas: Tak Ada Ampunan bagi Korporasi Pembakar Lahan

Presiden Prabowo Subianto menyatakan sikap tegas terhadap perusahaan yang terbukti membuka lahan dengan cara membakar hutan. Pemerintah memastikan tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik tersebut.

Elara | MataMata.com
Minggu, 03 Agustus 2025 | 09:15 WIB
Presiden Prabowo Tegas: Tak Ada Ampunan bagi Korporasi Pembakar Lahan

Presiden Prabowo Tegas: Tak Ada Ampunan bagi Korporasi Pembakar Lahan

matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan sikap tegas terhadap perusahaan yang terbukti membuka lahan dengan cara membakar hutan. Pemerintah memastikan tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik tersebut.

"Sesuai arahan tegas Presiden Prabowo Subianto, pemerintah mengambil sikap jelas bahwa tidak ada toleransi untuk pembakaran hutan sebagai cara membuka lahan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Budi Gunawan dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (3/8).

Presiden menekankan pentingnya tanggung jawab perusahaan terhadap lahan yang telah diberikan negara untuk dikelola secara bijak. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi saat musim kemarau.

Budi menyebut, pemerintah akan mengadopsi pendekatan komprehensif dalam penanganan karhutla. Pendekatan tersebut mencakup penegakan hukum yang tegas, pemanfaatan teknologi modern, dan kesiapsiagaan jangka panjang.

Sebagai upaya mendukung pengelolaan lahan yang lebih ramah lingkungan, Presiden Prabowo turut mendorong penggunaan teknologi canggih dalam proses pembukaan lahan.

"Presiden memberikan dukungan penuh untuk pembukaan lahan menggunakan alat-alat modern berteknologi tinggi dan ramah lingkungan," tambah Budi.

Sikap ini ditegaskan Presiden dalam rapat terbatas yang digelar di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (1/8), guna membahas langkah antisipatif menghadapi potensi karhutla di musim kemarau.

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Rizky Irmansyah.

Sementara sejumlah menteri lainnya bergabung melalui video konferensi, termasuk Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan wakilnya Didit Herdiawan.

Baca Juga: Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Dorong Teknologi Ramah Lingkungan untuk Pembukaan Lahan

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menko ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan stok nasional Pertalite menyusut jadi 1618 hari akibat migrasi pengguna Pertam...

news | 16:00 WIB

BGN tegaskan skema Makan Bergizi Gratis (MBG) prasmanan wajib dapat persetujuan sekolah dan memenuhi standar kelayakan p...

news | 15:30 WIB

Polri resmi melatih 586 personel Polsus Kehutanan guna menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo. Polri menargetkan pemben...

news | 15:00 WIB

Pemprov DKI Jakarta menginstruksikan sekolah gedung bertingkat hasil rehabilitasi rutin menggelar simulasi mitigasi benc...

news | 14:18 WIB

Anggota Komisi VIII DPR Hetifah Sjaifudian meminta Kepala BNPB baru Letjen Kristomei Sianturi prioritaskan penanganan ka...

news | 11:15 WIB