Cegah Karhutla, Presiden Prabowo Dorong Teknologi Ramah Lingkungan untuk Pembukaan Lahan

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan teknologi modern sebagai alternatif pembukaan lahan, guna menggantikan praktik pembakaran yang merusak lingkungan.

Elara | MataMata.com
Minggu, 03 Agustus 2025 | 07:15 WIB
Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di kediaman pribadi Presiden RI di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/7/2025). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di kediaman pribadi Presiden RI di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/7/2025). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan teknologi modern sebagai alternatif pembukaan lahan, guna menggantikan praktik pembakaran yang merusak lingkungan.

"Presiden berkomitmen menyediakan akses terhadap teknologi modern yang lebih efisien dan tidak merusak lingkungan," ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Budi Gunawan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (3/8).

Menurut Budi, kebijakan ini muncul sebagai respons atas kebutuhan masyarakat akan lahan untuk aktivitas ekonomi, sekaligus sebagai solusi pembukaan lahan tanpa membakar hutan.

Instruksi tersebut akan ditindaklanjuti melalui program penyediaan alat berat, teknologi ramah lingkungan untuk membuka lahan, serta pendampingan teknis dari kementerian terkait.

"Program bantuan teknologi itu akan diluncurkan secara bertahap di wilayah-wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah," jelas Budi.

Ia menambahkan, pemerintah juga akan memberikan bimbingan kepada petani dan pelaku usaha mengenai metode pembukaan lahan yang berkelanjutan.

Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas yang digelar di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/8). Rapat tersebut membahas langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Sejumlah pejabat hadir dalam rapat itu, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Rizky Irmansyah.

Beberapa menteri mengikuti rapat secara daring, antara lain Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani.

Turut hadir pula Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan.

Baca Juga: Usai Umumkan Persalinan, Erika Carlina Dapat Pesan Khusus dari DJ Panda

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pemerintah China menyatakan keterkejutannya atas keputusan Pemerintah Israel yang memberikan kewenangan penuh kepada mil...

news | 17:18 WIB

Pemerintah Iran secara resmi akan menuntut kompensasi dari Uni Emirat Arab (UEA) atas kerusakan yang dipicu oleh seranga...

news | 17:09 WIB

Kakanwil Kemenag Papua Klemens Taran menyebut nilai-nilai Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 sebagai perekat kerukunan...

news | 17:03 WIB

Kepala BGN Dadan Hindayana targetkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kualitas bintang lima dengan harga Rp10 ribu melalu...

news | 13:15 WIB

Wamenham Mugiyanto mendesak transparansi dan koordinasi Polri-TNI dalam kasus kekerasan aktivis KontraS Andrie Yunus aga...

news | 12:00 WIB

Ketua DMI Jusuf Kalla mengecam penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel. Bersama Menlu 8 negara, JK mendesak pembukaan akses...

news | 10:00 WIB

Wamen ESDM Yuliot meresmikan pengaliran gas pipa Cisem 2 sepanjang 302 km. Proyek ini menjamin kepastian energi industri...

news | 09:15 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya berdiskusi dengan Raffi Ahmad dan Yovie Widianto untuk menyusun strategi internasionalisasi Ba...

news | 08:00 WIB

Mendagri Tito Karnavian tegaskan kolaborasi lintas sektor dan penghapusan biaya BPHTB/PBG bagi MBR sebagai solusi percep...

news | 07:00 WIB

Pelangi di Mars adalah film fiksi ilmiah Indonesia dengan visual memukau dan kolaborasi ratusan kreator yang menetapkan ...

news | 06:31 WIB