Kemkomdigi Ajukan Tambahan Anggaran Rp12,6 Triliun untuk Tahun 2026, Fokus pada Infrastruktur dan SDM Digital

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp12,6 triliun untuk tahun anggaran 2026. Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (7/7).

Elara | MataMata.com
Senin, 07 Juli 2025 | 17:30 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Ismail menyampaikan pemaparan di hadapan Komisi I DPR RI saat Rapat Kerja di kompleks parlemen, Jakarta pada Senin (7/7/2025). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Ismail menyampaikan pemaparan di hadapan Komisi I DPR RI saat Rapat Kerja di kompleks parlemen, Jakarta pada Senin (7/7/2025). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)

Matamata.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp12,6 triliun untuk tahun anggaran 2026. Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (7/7).

Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail, menyebutkan total kebutuhan anggaran kementeriannya mencapai Rp20,3 triliun. Namun, pagu indikatif yang ditetapkan untuk tahun tersebut hanya sebesar Rp7,75 triliun, sehingga terdapat kekurangan anggaran sebesar Rp12,615 triliun.

"Untuk kebutuhan 2026 kami sudah mendapatkan masukan dari seluruh unit kerja, kebutuhan Komdigi ada di angka Rp20,3 triliun sehingga dibutuhkan kekurangan anggaran sebesar Rp12,615 triliun," jelas Ismail.

Anggaran tambahan itu akan difokuskan pada empat program prioritas, yakni penguatan infrastruktur digital, pengembangan ekosistem dan ruang digital, komunikasi publik dan media, serta dukungan manajemen.

Program pengembangan dan penguatan infrastruktur digital menjadi yang paling besar menyerap anggaran tambahan, yaitu sebesar Rp7,75 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan BTS, penyediaan akses internet, penguatan konektivitas melalui jaringan kabel dan nirkabel, serta pemeliharaan operasional BTS 4G, khususnya di wilayah Papua dan non-Papua.

Selain itu, dana juga akan dialokasikan untuk operasional satelit Satria 1, layanan publik terkait sertifikasi infrastruktur digital, dan pengembangan ekosistem digital.

Untuk program penguatan ruang digital, Kemkomdigi mengusulkan tambahan Rp2,7 triliun. Anggaran ini dibutuhkan untuk operasional Pusat Data Nasional (PDN) dan PDN Sementara, pengawasan konten ilegal, serta literasi digital bagi kelompok rentan.

"Termasuk di dalamnya juga untuk pelatihan dan fasilitasi literasi digital untuk anak dan kelompok rentan, Digital Talent Scholarship, beasiswa S2 & S3 bidang digital, serta dukungan pembangunan SDM digital," ujar Ismail.

Sementara itu, untuk mendukung program komunikasi publik dan media, kementerian membutuhkan tambahan Rp313 miliar. Dana ini akan dipakai untuk menyampaikan informasi terkait berbagai program pemerintah, mulai dari pembangunan desa hingga program Makan Bergizi Gratis.

Terakhir, program dukungan manajemen membutuhkan alokasi tambahan Rp1,7 triliun yang difokuskan pada kebutuhan gaji, tunjangan, serta keperluan administratif lainnya.

Baca Juga: Viral! Limbad Ditahan Imigrasi Arab Saudi, Ini Penyebabnya

"Ini untuk memenuhi kebutuhan gaji, tunjangan, dan berbagai hal-hal yang bersifat manajerial untuk menjalankan fungsi pengawasan dan lainnya," pungkas Ismail. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menaker Yassierli menargetkan pemerataan program Magang Nasional agar lebih inklusif bagi putra daerah dan lulusan baru ...

news | 13:06 WIB

Kementan tegaskan industri sawit Indonesia ramah lingkungan dan penuhi standar global ISPO. Simak peran strategis sawit ...

news | 13:03 WIB

Ketua DPR Puan Maharani soroti temuan 2.640 peserta UTBK 2026 yang terindikasi curang. Desak pemerintah perbarui sistem ...

news | 13:00 WIB

Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030. Menteri Kebudayaan Fadli Zon...

news | 11:00 WIB

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menggelar pertemuan dengan Panglima TNI dan sejumlah purnawirawan seperti Andika ...

news | 10:39 WIB

Kejagung memeriksa pegawai Kementerian ESDM sebagai saksi kasus korupsi PT AKT. Simak perkembangan terbaru penetapan ter...

news | 10:00 WIB

Wamentan Sudaryono mengumumkan stok beras pemerintah tembus 5 juta ton per April 2026, rekor tertinggi dalam sejarah RI....

news | 09:15 WIB

Jepang menetapkan Indonesia sebagai negara ketiga paling menjanjikan untuk investasi jangka panjang. Sektor otomotif dan...

news | 08:30 WIB

PKB merespons usulan KPK soal pembatasan masa jabatan ketua umum parpol maksimal dua periode. Simak alasan PKB menyebut ...

news | 07:15 WIB

KPK menyebut Khalid Basalamah dan sejumlah biro haji telah mengembalikan uang terkait kasus korupsi kuota haji. KPK imba...

news | 06:00 WIB