Badan Gizi Nasional Klarifikasi Alokasi Dana MBG Rp500 Juta Per 12 Hari Per Satuan Pelayanan

BGN meluruskan alokasi dana Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp500 juta per SPPG untuk periode 12 hari. Dana disalurkan langsung tanpa perantara Pemda.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:11 WIB
Badan Gizi Nasional Klarifikasi Alokasi Dana MBG Rp500 Juta Per 12 Hari Per Satuan Pelayanan

Badan Gizi Nasional Klarifikasi Alokasi Dana MBG Rp500 Juta Per 12 Hari Per Satuan Pelayanan

matamata.com - Badan Gizi Nasional (BGN) merilis pembaruan data terkait periode alokasi dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat mengenai penyaluran anggaran program unggulan tersebut.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menerima alokasi dana sekitar Rp500 juta untuk masa pelaksanaan 12 hari.

"Dalam rangka transparansi dan akurasi informasi publik, kami sampaikan bahwa setiap SPPG menerima alokasi sekitar Rp500 juta per dua belas hari," ujar Khairul Hidayati di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

Pernyataan ini sekaligus mengoreksi pemberitahuan sebelumnya yang memuat kesalahan mengenai periode alokasi dana. BGN memandang perlu melakukan klarifikasi agar publik mendapatkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Potong Jalur Birokrasi Mengenai mekanisme penyaluran, Khairul menjelaskan bahwa dana tersebut ditransfer langsung ke masing-masing SPPG tanpa melalui perantara pemerintah daerah. Skema direct transfer ini bertujuan agar dana BGN dapat segera berperan sebagai penggerak ekonomi lokal secara merata.

"Peredaran dana ini memberi kepastian pasar bagi produk lokal yang digunakan dalam MBG. Hal ini berdampak positif pada sektor produksi, termasuk peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) yang kini rata-rata mencapai 125," tambahnya.

BGN optimistis peningkatan NTP ini akan memberi ruang lebih bagi para petani untuk melakukan investasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga di pedesaan.

Melalui klarifikasi ini, BGN menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas data dan transparansi dalam pelaksanaan program nasional demi pemenuhan gizi masyarakat yang lebih baik. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenko Pangan siapkan program Desa Tematik Perikanan di 40.000 lokasi. Targetkan produksi 1,2 juta ton ikan, suplai MBG...

news | 17:47 WIB

KPK memanggil anak anggota DPR Anwar Sadad sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim. Simak daftar len...

news | 15:21 WIB

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa perluasan perjanjian perdagangan internasional dengan Amerika Serikat ...

news | 13:53 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak penguatan keselamatan transportasi laut menyusul rentetan kecelakaan kapal di awal 2...

news | 13:15 WIB

Mendes PDT Yandri Susanto membantah tegas isu hoaks terkait Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang disebut akan mematik...

news | 12:18 WIB