Hasil Debat Cawapres Berpotensi Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran, Tim Pemenang Diingatkan Jangan Jumawa

Gimik Gibran justru menimbulkan sentimen negatif dari publik.

Baktora | MataMata.com
Selasa, 23 Januari 2024 | 12:30 WIB
Gibran Rakabuming Raka saat memaparkan jawaban di debat cawapres, Minggu (21/1/2024). (Instagram/@prabowo)

Gibran Rakabuming Raka saat memaparkan jawaban di debat cawapres, Minggu (21/1/2024). (Instagram/@prabowo)

Matamata.com - Paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dianggap makin dekat dengan kemenangan satu putaran di Pilpres 2024. Hal itu menyusul dengan performa Gibran yang dinilai bagus di debat cawapres kedua pada Minggu (21/1/2024).

Relawan untuk Majukan Indonesia (RUMI) melihat bahwa penampilan Gibran luar biasa. Kendati begitu, sejumlah pihak mengingatkan bahwa tim pemenangan jangan terlalu jumawa dengan kemenangan satu putaran.

Koordinator Nasional RUMI, Raizal Arifin mengatakan performa Gibran di dua debat kemarin tidak diragukan lagi kemampuannya. Bahkan Gibran juga semakin percaya diri tampil di depan publik.

"Kita lihat Mas Gibran semakin percaya diri tampil di debat kedua ini. Terlihat juga ia mampu menjawab semua pertanyaan debat dengan matang," ujar Raizal dikutip, Selasa (23/1/2024).

Dengan performa Gibran serta kepercayaan dirinya, sinyal kemenangan sekali putaran semakin terlihat. Raizal mengklaim bahwa hal ini bisa terwujud saat pemungutan suara 14 Februari mendatang.

"Tentu kemenangan sekali putaran ini semakin dekat. Jadi kami juga semangat untuk mengawal," katanya.

Meski begitu, performa Gibran yang dianggap bagus di debat kedua ini bisa menjadi batu sandungan untuk ambisinya menang satu putaran. Gimik yang ia layangkan ke kandidat lain termasuk penggunaan istilah dan singkatan, justru bisa menurunkan elektabilitas Prabowo-Gibran.

Pakar Politik UGM, Wawan Mas'udi menilai ada sentimen negatif yang muncul di tengah publik selepas Gibran tampil di debat keempat ini.

Tak dipungkiri secara substansi, Gibran mampu menjawab pertanyaan meski tak sepenuhnya membuat puas kandidat lain yang bertanya.

Baca Juga: Emosi Mahfud MD Memuncak Saat "Diserang" Gibran Rakabuming di Debat Pilpres, Ini Kata Pakar Ekspresi

"Kalau Pak Gibran memang di luar substansi yang saya sampaikan, tampak lebih ofensif ya. Seperti di debat pertama masih menggunakan strategi yang sama dengan menanyakan sesuatu yang kira-kira buat orang lain tidak paham maksudnya," terang Wawan.

Performanya justru dianggap memunculkan sentimen negatif. Hal itu banyak terlihat pemberitaan yang ada di media sosial.

Kandidat cawapres, Mahfud MD dan Gibran Rakabuming Raka saat adu argumen dalam debat cawapres di JCC, Senayan, Minggu (21/1/2024). (YouTube/ KPU RI)
Kandidat cawapres, Mahfud MD dan Gibran Rakabuming Raka saat adu argumen dalam debat cawapres di JCC, Senayan, Minggu (21/1/2024). (YouTube/ KPU RI)

 

"Strategi politik atau strategi debat itu ternyata bisa memunculkan respon publik yang juga berbeda-beda. Bisa jadi Pak Gibran kena batunya dengan caya begitu kan, karena sentimen publik cenderung negatif di pemberitaan medsos," ujar dia.

Di sisi lain Pakar Komunikasi Politik, Efendi Gazali menyebutkan gimik Gibran saat mencari jawaban ketika melayangkan pertanyaan ke Mahfud MD baru pertama dilihat di debat capres manapun.

Di sisi lain gimik yang dibuat Gibran memang wajar dilakukan dalam debat. Hanya saja menurut Efendi jika hal itu dilakukan berulang kali, akan sangat mengganggu.

"Kalau satu kali (gimik) enggak apa-apa. Tapi mulai lagi ada ya, itu yang saya khawatirkan. Kalu satu kali, wuih enak gitu kan anak muda, karena anak muda tuh selalu kelihatan enak. Tapi begitu agak lebih, itu lewat (kelewatan)," ujar Efendi dikutip dari kanal YouTube Metro Tv, Senin.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mentan Andi Amran Sulaiman menilai pelemahan rupiah hingga Rp18.000/dolar AS jadi momentum emas genjot ekspor pertanian ...

news | 16:29 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana melakukan relaksasi kuota produksi batu bara 2026 menyusul kenaikan harga global...

news | 16:21 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan perintah Presiden Prabowo untuk menaikkan harga TBS sawit sebesar 10 persen. Satga...

news | 16:07 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi merespons tuntutan BEM SI Jateng terkait melemahnya nilai tukar rupiah hingga Rp18.000 per dolar...

news | 14:08 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman melaporkan 300 perusahaan kelapa sawit ke Satgas Pangan Polri karena sengaja menahan harga TB...

news | 12:45 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan aturan skema bagi hasil sektor pertambangan minerba tidak akan berubah selamany...

news | 12:15 WIB

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan penanaman integritas sejak dini adalah kunci pencegahan korupsi PPDB, di...

news | 11:45 WIB

Nilai tukar rupiah hari ini melemah ke level Rp18.107 per dolar AS pada Senin pagi. Simak analisis pemicunya mulai dari ...

news | 10:30 WIB

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Operasional Maktour Ismail Adham dan eks Ketum Kesthuri Asrul Aziz Taba t...

news | 10:30 WIB

Komisi IX DPR RI mendukung penuh langkah Badan Gizi Nasional melakukan moratorium pembangunan dapur baru demi menjaga ku...

news | 08:30 WIB