Prabowo-Gibran Jamu Tokoh Bangsa dan Pemimpin Lintas Generasi di Istana Merdeka

Momen bersejarah di Istana Merdeka: Presiden Prabowo dan Wapres Gibran kumpulkan Jokowi, SBY, JK, hingga elite parpol untuk dialog strategis lintas generasi.

Elara | MataMata.com
Rabu, 04 Maret 2026 | 14:21 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan pemimpin lintas generasi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Wakil Presiden

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan pemimpin lintas generasi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Wakil Presiden

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah tokoh nasional dan pemimpin lintas generasi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Forum yang berlangsung selama 3,5 jam ini menjadi ruang silaturahmi kebangsaan sekaligus dialog strategis untuk membahas berbagai persoalan nasional maupun global.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa Presiden mengundang para mantan Presiden, Wakil Presiden, mantan Menteri Luar Negeri, hingga para Ketua Umum partai politik.

“Alhamdulillah, hampir sebagian besar hadir. Agendanya adalah berdiskusi, bersilaturahmi, dan saling bertukar pandangan,” ujar Teddy dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).

Menurut Teddy, Presiden Prabowo berkeinginan menyerap langsung pengalaman dan masukan dari para pendahulu guna memperkuat arah kebijakan pemerintah ke depan.

Daftar Tokoh yang Hadir Sejumlah tokoh besar yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain:

  1. Presiden Ke-6 RI: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
  2. Presiden Ke-7 RI: Joko Widodo
  3. Wakil Presiden Ke-10 & Ke-12 RI: Jusuf Kalla
  4. Wakil Presiden Ke-11 RI: Boediono
  5. Wakil Presiden Ke-13 RI: Ma’ruf Amin

Selain itu, para pimpinan partai politik juga tampak hadir, di antaranya Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum Partai NasDem Surya Paloh, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Presiden PKS Al Muzammil Yusuf, dan Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Tak hanya elite politik, diskusi ini juga diperkaya oleh perspektif diplomatik dari mantan Menteri Luar Negeri seperti Alwi Shihab, Hassan Wirajuda, dan Marty Natalegawa.

Pertemuan yang dimulai pukul 19.30 WIB dan berakhir pukul 23.00 WIB ini mencerminkan semangat kolaborasi dan kesinambungan kepemimpinan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa. (Antara)

Baca Juga: Menko Pangan: Penerima Makan Bergizi Gratis Capai 61,2 Juta Orang per Februari 2026

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kementerian PU tuntaskan pembangunan dua dapur Makan Bergizi Gratis (SPPG) di PLBN Wini dan Motamasin, NTT, guna perkuat...

news | 13:26 WIB

Ketua DPR Puan Maharani meminta masyarakat menjaga etika dan kesantunan dalam mengkritik agar tidak berujung laporan pol...

news | 13:23 WIB

DPR RI resmi mengesahkan RUU Pelindungan Saksi dan Korban (PSDK) menjadi UU. Simak 5 poin penting mulai dari Dana Abadi ...

news | 13:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka mengkritik minimnya lampu penerangan dan pemeliharaan gedung saat meninjau Sentra Pendidik...

news | 12:07 WIB

China kecam penyitaan kapal kargo Iran oleh AS di Selat Hormuz. Di tengah ancaman bom Donald Trump, stabilitas energi gl...

news | 12:02 WIB

Kemenag menyiapkan 118 hotel di Madinah untuk jamaah haji gelombang pertama. Simak penjelasan mengenai skema penempatan ...

news | 10:15 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya membahas rekrutmen 30.000 manajer Koperasi Desa Merah Putih bersama Menkop Ferry Juliantono. T...

news | 09:30 WIB

Presiden AS Donald Trump ancam ledakkan banyak bom jika gencatan senjata dengan Iran yang berakhir 22 April tidak diperp...

news | 08:00 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis ekonomi Indonesia tumbuh 5,4-6% pada 2026 melalui strategi hilirisasi, penguatan ...

news | 07:15 WIB

Danantara meninjau proyek PSEL Palembang yang mencapai progres 81,94%. Target operasional Oktober 2026 untuk olah 1.000 ...

news | 06:00 WIB