Menko Pangan: Penerima Makan Bergizi Gratis Capai 61,2 Juta Orang per Februari 2026

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) capai 61,2 juta penerima per Februari 2026. Menko Pangan siapkan Command Center dan skema khusus penyaluran selama Ramadhan.

Elara | MataMata.com
Rabu, 04 Maret 2026 | 13:15 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan arahan saat Rapat Koordinasi Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Pangan)

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan arahan saat Rapat Koordinasi Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Pangan)

Matamata.com - Kementerian Koordinator Bidang Pangan mencatat capaian signifikan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 27 Februari 2026, program unggulan ini telah menjangkau 61,2 juta penerima manfaat yang tersebar di 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Jumlah ini menunjukkan tren peningkatan yang stabil dibandingkan data pertengahan Januari 2026 yang tercatat sebesar 58 juta orang. Pemerintah terus mengejar target Presiden Prabowo Subianto agar penerima manfaat MBG mencapai 82,9 juta orang pada akhir tahun 2026.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa saat ini program tersebut telah didukung oleh 24.368 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Pemerintah berkomitmen memastikan program MBG berjalan tepat sasaran, aman, dan berkelanjutan sebagai fondasi pembangunan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045," ujar Zulhas dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Pengawasan dan Ekonomi Lokal Dalam rapat koordinasi implementasi Perpres Nomor 115 Tahun 2025 di Jawa Tengah, Selasa (3/3), Zulhas menyebut pemerintah tengah menyiapkan Command Center MBG.

Fasilitas ini akan berfungsi sebagai pusat kendali terpadu untuk memperkuat pengawasan dan koordinasi pelaksanaan program secara nasional.

Zulhas juga menekankan bahwa MBG bukan sekadar program sosial, melainkan motor penggerak ekonomi daerah. "Program ini melibatkan UMKM, BUMDes, koperasi nelayan, hingga peternak mandiri sebagai pemasok bahan pangan lokal," imbuhnya.

Namun, ia mengakui masih adanya kendala berupa ketidaksesuaian data penerima di sejumlah wilayah. Untuk itu, pemerintah tengah melakukan pemutakhiran dan validasi data lanjutan guna meminimalkan margin kesalahan.

Skema Khusus Selama Ramadhan Memasuki bulan suci Ramadhan serta masa libur dan cuti bersama, pemerintah memastikan program MBG tetap berjalan dengan penyesuaian mekanisme.

Di wilayah dengan mayoritas penduduk berpuasa, bantuan akan disalurkan dalam bentuk paket makanan kemasan sehat yang disesuaikan untuk kebutuhan berbuka atau sahur. Sementara itu, sekolah di daerah dengan mayoritas non-muslim akan tetap menjalankan program secara normal seperti biasa. (Antara)

Baca Juga: Konflik Iran-Israel Memanas: Prabowo Subianto Telepon Pemimpin Teluk dan Tunggu Jadwal MBS

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Anggota Komisi III DPR Rikwanto mengusulkan pembentukan badan khusus dalam RUU Perampasan Aset untuk mencegah penyusutan...

news | 15:15 WIB

Pendaftaran Manajer Kopdes Merah Putih 2026 tembus 220 ribu orang dalam 4 hari. Simak update progres pembangunan dan reg...

news | 14:15 WIB

Jamintel Kejaksaan Agung ajak masyarakat awasi program Makan Bergizi Gratis. Laporkan makanan basi atau tak layak lewat ...

news | 13:25 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti tegaskan sanksi bagi pengawas TKA yang melanggar aturan, termasuk oknum yang Live TikTok dan me...

news | 12:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka mengawali kunker di Papua Tengah dengan atribut adat. Agenda utama meliputi peninjauan Ban...

news | 11:43 WIB

Anggota Komisi I DPR Yudha Novanza Utama meminta pemerintah segera siapkan rencana darurat untuk lindungi 934 WNI di Leb...

news | 10:30 WIB

Pakar ekonomi UGM dan Unima menilai kenaikan harga BBM non-subsidi per 18 April 2026 sebagai langkah koreksi wajar di te...

news | 09:15 WIB

Kementerian Kebudayaan peringati 71 tahun KAA. Menbud Fadli Zon tekankan pentingnya budaya untuk perdamaian dunia dan us...

news | 08:15 WIB

Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie menekankan pentingnya harmoni nasional dan daerah usai mengikuti retret Lemhannas 2026...

news | 07:15 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani persilakan warga cek stok beras di gudang. Per April 2026, cadangan beras nasional menc...

news | 06:00 WIB