Anies Baswedan Live TikTok, Capres Lain Ikut-ikutan, Seberapa Kuat Live Streaming Pengaruhi Partisipasi Pemilih Gen Z?

Paslon harus pintar memilih segmentasi netizen di media sosial.

Baktora | MataMata.com
Selasa, 02 Januari 2024 | 17:10 WIB
Capres RI Anies Baswedan. [Dok.Antara]

Capres RI Anies Baswedan. [Dok.Antara]

Matamata.com - Ramai soal live streaming TikTok yang dilakukan Anies Baswedan beberapa waktu lalu, menarik perhatian publik. Pasalnya, capres nomor urut 1 ini mendapat atensi sekitar ratusan ribu penonton.

Setelah streamingnya menjadi viral, beberapa kandidat capres dan cawapres mengikuti cara Anies yang memang bertujuan mencari atensi pemilih.

Lantas bagaimana kekuatan live streaming di TikTok ini menjaring pemilih untuk sekelas capres-cawapres?, di mana banyak gen z mengakses platform tersebut?.

Pakar komunikasi politik dari Universitas Padjadjaran, Kunto Adi Wibowo, menganggap bahwa live streaming di TikTok oleh pasangan calon presiden/wakil presiden memang merupakan strategi untuk meningkatkan partisipasi pemilih muda.

Dalam kegiatan live streaming tersebut, Kunto menyatakan bahwa terdapat interaksi antara warganet dan pasangan calon (paslon), yang dapat memberikan edukasi politik dengan merespons pertanyaan-pertanyaan dari kaum muda di platform tersebut.

"Karena platformnya di TikTok, anak-anak muda banyak mengonsumsi informasi lewat media sosial ini. Jadi, kita sebut aja Pemilu TikTok," terang dia Selasa (2/1/2024).

Menurutnya, paslon perlu meningkatkan pemahaman anak muda terhadap politik untuk mendapatkan dukungan mereka, dan hal ini memerlukan keterlibatan di media sosial.

Namun, Kunto menekankan bahwa selain memilih media sosial yang tepat, peserta Pilpres 2024 juga harus memperhatikan komunitas target yang relevan agar dapat memperoleh dukungan maksimal.

"Komunitasnya 'kan banyak, misalnya Pak Anies, kemarin ke K-Pop gitu, fans K-Pop itu 'kan satu komunitas besar," tambah dia.

Ia menilai bahwa fokus pada komunitas yang tepat dapat membantu meningkatkan elektabilitas paslon. Sehingga perlu disiapkan strategi para paslon menjaring segmentasi anak muda yang ingin disasar.

Baca Juga: Reaksi Ganjar Pranowo Lihat Anies Baswedan Kampanye di TikTok: Kami Juga Punya Strategi!

Selain itu, Kunto menyarankan agar paslon memberikan edukasi kepada pemilih muda mengenai mekanisme pemungutan suara, termasuk jenis surat suara dan ajakan untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Tak hanya Anies Baswedan saja yang sempat mendapat atensi besar di TikTok, Mahfud MD termasuk juga Ganjar Pranowo juga menerima atensi besar ketika live streaming dengan anaknya, Alam Ganjar.

Terlepas dari live streaming menjadi strategi kampanye para paslon di awal 2024 ini, para capres tengah bersiap untuk melanjutkan agenda KPU RI.

Setelah debat cawapres diikuti Gibran, Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar, tiga kandidat capres dijadwalkan akan melaksanakan debat ketiga. Para capres dijadwalkan berdebat pada 7 Januari 2024 dengan tema besar pertahanan dan geopolitik.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden China Xi Jinping ingatkan Donald Trump bahwa Taiwan adalah isu paling sensitif dalam hubungan China-AS. Simak d...

news | 13:15 WIB

Kemenhut cabut izin Yayasan Margasatwa Tamansari selaku pengelola Bandung Zoo. Simak skema penyelamatan satwa dan pengam...

news | 12:30 WIB

Baznas RI menetapkan zakat fitrah 1447 H/2026 M sebesar Rp50.000 per jiwa dan fidiah Rp65.000 per hari. Simak aturan len...

news | 11:30 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani pastikan stok beras 3,3 juta ton aman untuk Ramadhan & Idul Fitri 2026. Simak rincian b...

news | 08:15 WIB

Presiden Prabowo berikan atensi khusus pada kasus siswa SD di NTT yang akhiri hidup. Mensesneg Prasetyo Hadi instruksika...

news | 07:15 WIB

Utusan khusus AS Steve Witkoff kunjungi Israel besok. Fokus utama: koordinasi serangan militer ke Iran di tengah ancaman...

news | 08:15 WIB

KPK catat tingkat kepatuhan LHKPN 2025 baru 35,52%. Simak batas waktu, cara penggunaan e-meterai, dan prosedur pelaporan...

news | 07:00 WIB

Dubes Rusia Sergei Tolchenov ajak pelajar Indonesia kuliah di MGIMO melalui jalur beasiswa. Cek peluang beasiswa S1 hing...

news | 06:00 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa pengisian tiga jabatan kosong di Dewan Komisioner...

news | 15:30 WIB

Pemerintah merespons cepat desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta Indonesia menarik diri dari keanggotaan Bo...

news | 14:30 WIB