Jepang Diguncang Gempa Dahsyat hingga Berpotensi Tsunami, Ini Himbauan KBRI Tokyo untuk WNI

Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,4, mengguncang wilayah di pantai Laut Jepang, Jepang tengah pada Senin (1/1/2024).

Riki Chandra | MataMata.com
Senin, 01 Januari 2024 | 18:14 WIB
Jepang Diguncang Gempa Dahsyat hingga Berpotensi Tsunami, Ini Himbauan KBRI Tokyo untuk WNI

Jepang Diguncang Gempa Dahsyat hingga Berpotensi Tsunami, Ini Himbauan KBRI Tokyo untuk WNI

matamata.com - Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,4, mengguncang wilayah di pantai Laut Jepang, Jepang tengah pada Senin (1/1/2024). Otoritas bencana Jepang pun mengeluarkan peringatan tsunami.

Gempa terjadi pada pukul 16.10 waktu setempat. Gempa tersebut menggetarkan gedung-gedung di pusat Kota Tokyo. Intensitas seismik maksimum 7 tercatat di Semenanjung Noto di Prefektur Ishikawa.

Menurut CBS News, peringatan tsunami itu menaksir tinggi gelombang tsuniami setinggia 5 meter di Ishikawa.

Para presenter di stasiun televisi nasional Jepang menganjurkan penduduk di Ishikawa untuk segera bergerak mencari daerah lebih tinggi.

"Gelombang tsunami berbahaya akibat gempa ini mungkin terjadi dalam jarak 300 km dari pusat gempa, di sepanjang pantai Jepang,” kata Pusat Peringatan Tsunami Pasifik yang berada di Hawaii.

Badan Meteorologi Jepang sendiri memperingatkan bahwa tinggi gelombang tsunami bisa mencapai lima meter.

Perusahaan-perusahaan listrik yang mengoperasikan pembangkit listrik tenaga nuklir di wilayah itu mengaku sedang memeriksa adanya kejanggalan namun sejauh ini tidak ada masalah.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia melalui KBRI Tokyo dan KJRI Osaka telah mengeluarkan imbauan agar WNI di Jepang tetap waspada atas gempa susulan dan tsunami.

“Kami mengimbau WNI agar selalu memantau informasi dan arahan otoritas setempat," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha.

"Peringatan tsunami di sepanjang pesisir barat Jepang masih belum dicabut hingga malam hari ini waktu Jepang,” katanya.

Kemlu, ujarnya, saat ini sedang berkoordinasi dengan KBRI Tokyo dan KJRI Osaka untuk mengetahui dampak gempa dan tsunami.

KBRI dan KJRI juga tengah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan simpul masyarakat Indonesia. “Sistem lapor diri KBRI Tokyo mencatat terdapat 1.315 WNI yang menetap di Prefektur Ishikawa,” kata Judha.

Bagi WNI yang menghadapi situasi darurat, KBRI Tokyo dan KJRI Osaka telah mengaktifkan nomor hotline yaitu KBRI Tokyo +818035068612 dan KJRI Osaka +818031131003. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Film Dan Bandung menggelar special screening di XXI Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta (8/8/2026), dan disambut antusias penon...

news | 17:14 WIB

Film Dan Bandung menggelar special screening di XXI Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta (8/8/2026), dan disambut antusias penon...

news | 17:13 WIB

DPR RI bersama lintas kementerian membahas finalisasi Perpres Ojol. Regulasi ini fokus mengawal pembagian tarif 92 perse...

news | 15:51 WIB

PT Danantara Asset Management (DAM), entitas di bawah Danantara Indonesia, resmi mengambil alih empat perusahaan manajer...

news | 15:43 WIB

Majelis Hakim PN Jakarta Timur mengabulkan eksepsi Dokter Tifa. Sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terk...

news | 14:48 WIB