ESDM Uji Sampel BBM Solar dari Sampah di 12 Lokasi demi Urus Izin Edar

Kementerian ESDM uji sampel BBM solar dari sampah di 12 lokasi untuk standarisasi Cetane Number (CN). Simak langkah legalitas bisnis waste to energy ini!

Elara | MataMata.com
Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:00 WIB
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi ketika ditemui di sela-sela IPA Convex, Tangerang, Banten, Kamis (21/5/2026). ANTARA/Putu Indah Savitri

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi ketika ditemui di sela-sela IPA Convex, Tangerang, Banten, Kamis (21/5/2026). ANTARA/Putu Indah Savitri

Matamata.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah melakukan uji sampel bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diproduksi dari sampah. Pengambilan sampel ini dilakukan di 12 lokasi yang tersebar di Indonesia.

“Saat sekarang, saya sedang mengambil sampling di 12 lokasi untuk tempat-tempat yang sudah menghasilkan BBMT (bahan bakar minyak terbarukan) dengan skema pirolisis,” ujar Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, di sela-sela IPA Convex, Tangerang, Banten, Kamis (21/5).

Eniya menyampaikan, pihak kementerian perlu memeriksa ulang spesifikasi Cetane Number (CN) atau angka Setana dari solar sampah tersebut. Pengujian ini penting karena angka CN yang tinggi menentukan tingkat kemudahan bakar, kesempurnaan pembakaran, serta efisiensi energi yang dihasilkan.

Langkah pengujian ini diambil karena adanya ketidaksesuaian data di lapangan. Eniya mencontohkan, ada produsen yang mengklaim produknya memiliki CN 53, namun setelah diuji mandiri angkanya hanya berada di level 19.

“Nah, ini yang perlu saya klarifikasi,” tegas Eniya.

Proses pengujian saat ini masih berlangsung di Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Setelah pengujian rampung, Kementerian ESDM akan mengidentifikasi dan memetakan jenis solar berdasarkan spesifikasi kualitas yang ditemukan.

“Jadi nanti per lokasi akan kami tentukan, apakah masuk kategori CN 48, CN 51, atau lainnya. Itu kami kumpulkan dan identifikasi dulu,” lanjutnya.

Nantinya, para produsen solar dari sampah yang memenuhi standar spesifikasi Kementerian ESDM akan dimasukkan ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) khusus waste to energy (sampah menjadi energi). Dengan masuknya ke dalam KBLI, para pelaku usaha akan mendapatkan payung hukum resmi untuk memperjualbelikan produk mereka.

“Jadi, bukan lagi ilegal. Mereka bisa menjualnya secara business-to-business (B2B),” kata Eniya.

Langkah Kementerian ESDM ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah. Diwawancarai terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan pemerintah memang tengah mendorong transformasi besar dalam pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi BBM.

Pria yang akrab disapa Zulhas ini menjelaskan bahwa fokus pemerintah kini bergeser. Jika sebelumnya pengelolaan sampah bertumpu pada pembangkit listrik, kini pemerintah mendorong konversi sampah menjadi BBM melalui skema pirolisis atau penguraian bahan organik dengan suhu tinggi.

Zulhas mengungkapkan, saat ini sudah ada enam lokasi yang dibidik untuk menjadi percontohan proyek strategis ini.

"Ada enam lokasi. Di antaranya ada di Bantargebang (Bekasi), di Bandung, dan di Bali," ungkap Zulhas. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Konferensi Tinjauan ke-11 Perjanjian Nuklir NPT berakhir tanpa kesepakatan. Sekjen PBB Antonio Guterres ungkap kekecewaa...

news | 13:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan di tengah konflik geopolitik global s...

news | 13:53 WIB

Presiden Prabowo Subianto dengan tegas meminta Kabinet Merah Putih menghentikan pembangunan kantor mewah dan mengalihkan...

news | 13:51 WIB

China kritik keras rencana Jepang menaikkan anggaran pertahanan hingga 5 persen PDB dan menolak pengerahan sistem rudal ...

news | 13:47 WIB

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung panen raya udang di BUBK Kebumen dengan Maung Garuda. Proyek strategis ini s...

news | 11:45 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah memperkuat literasi digital dan mengaudit pemblokiran situs judi online s...

news | 13:27 WIB

Kementerian ESDM mencatat PNBP sektor minerba tembus Rp56 triliun per 15 Mei 2026 berkat hilirisasi proyek smelter Freep...

news | 13:24 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) merespons langsung demonstrasi JMI terkait dugaan penyimpangan pengadaan Program Makan Bergizi...

news | 13:18 WIB

Komisi I DPR RI mengapresiasi langkah cepat Kemlu RI dan pemerintah Turki dalam membebaskan 9 WNI relawan kemanusiaan Ga...

news | 12:00 WIB

Kementerian HAM menyiapkan program beasiswa peliputan dan penguatan perlindungan bagi jurnalis sepanjang 2026 demi mengi...

news | 11:32 WIB