Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dirut KAI meninjau progres pembangunan 824 unit hunian layak bagi warga bantaran rel Senen. Target rampung 15 Juni 2026.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 25 April 2026 | 14:58 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin meninjau perkembangan pembangunan hunian bagi warga yang tinggal di pinggiran rel kereta api di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026). ANTARA/Instagram/@sekretariat.kabinet

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin meninjau perkembangan pembangunan hunian bagi warga yang tinggal di pinggiran rel kereta api di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026). ANTARA/Instagram/@sekretariat.kabinet

Matamata.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Direktur Utama PT Kereta Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin meninjau langsung progres pembangunan hunian bagi warga pinggiran rel di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026).

"Pagi tadi, saya bersama Direktur Utama PT KAI Bapak Bobby Rasyidin mengecek kembali perkembangan pembangunan hunian untuk warga di pinggiran rel sekitar Stasiun Pasar Senen," ujar Teddy saat dikonfirmasi di Jakarta.

Teddy menjelaskan, peninjauan ini bertujuan memastikan percepatan pembangunan hunian bagi warga yang selama ini tinggal di area berbahaya sepanjang bantaran rel. Proyek ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto guna menyediakan tempat tinggal yang layak, sehat, dan manusiawi.

Lokasi hunian baru tersebut terletak sekitar 500 meter dari rel kereta Pasar Senen. Fasilitas yang disediakan tergolong lengkap, mulai dari air bersih, sanitasi (MCK) yang memadai, tempat ibadah, hingga arena bermain anak.

"Pembangunan dilaksanakan dengan cepat berkat kerja sama erat antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan sejumlah BUMN terkait," tambah Teddy.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan mendadak Presiden Prabowo ke permukiman kumuh tersebut pada 26 Maret 2026 lalu. Teddy menegaskan bahwa program penataan permukiman ini akan dilakukan secara bertahap di lokasi-lokasi lain.

Secara terpisah, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menargetkan proyek ini rampung pada pertengahan tahun.

"Hunian di Senen dijadwalkan selesai 15 Juni 2026. Ada 324 unit rusun yang sedang dibangun di sana," kata menteri yang akrab disapa Ara tersebut.

Selain di Senen, PT KAI juga tengah menyiapkan sekitar 500 unit rumah tambahan di kawasan Kramat, Jakarta Pusat. Dengan demikian, total hunian yang disiapkan untuk warga bantaran rel mencapai 824 unit. (Antara)

Baca Juga: Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menyebut lemahnya kaderisasi parpol memicu mahar politik. Simak usulan KPK mulai dari jenjang kader hingga batasan m...

news | 15:32 WIB

Kemenkes percepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk 26.000 dapur SPPG. Simak syarat dan cara ikut...

news | 14:51 WIB

Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak menganggap pengkritik sebagai musuh, menyusul pelap...

news | 14:15 WIB

KPK menyerahkan hasil kajian tata kelola parpol kepada Presiden Prabowo dan DPR. Simak 3 rekomendasi utama KPK termasuk ...

news | 14:00 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta mendesak PBB mengevaluasi total perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon menyusul gugurny...

news | 13:15 WIB

KPK memeriksa Direktur PT Marco Tour and Travel Syarif Thalib terkait dugaan jual beli kuota haji 2023-2024 yang merugik...

news | 11:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta setujui penambahan 5.000 personel Satpol PP untuk kurangi beban kerja. Simak penjelasan Wagub Rano K...

news | 10:15 WIB

Permenhut Nomor 6 Tahun 2026 resmi dirilis untuk memberikan stabilitas dan kepastian hukum bagi investor di proyek karbo...

news | 09:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap strategi 'survival mode' RI. Pemerintah fokus hapus inefisiensi dan tutup kebocoran p...

news | 06:00 WIB

Menaker Yassierli menargetkan pemerataan program Magang Nasional agar lebih inklusif bagi putra daerah dan lulusan baru ...

news | 13:06 WIB