Kemensos Kaji Penebalan Bansos 2026 untuk Jaga Daya Beli, Cair Pekan Ketiga April

Pemerintah kaji penebalan bansos 2026 sebagai stimulus ekonomi. Mensos Saifullah Yusuf pastikan bansos reguler Tahap II cair mulai pekan ketiga April. Cek skemanya!

Elara | MataMata.com
Senin, 13 April 2026 | 14:15 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjawab pertanyaan pewarta terkait beberapa isu selepas pertemuan terbatas dengan BPJS Kesehatan dan Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) di Jakarta, Selasa (31/3/2026). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjawab pertanyaan pewarta terkait beberapa isu selepas pertemuan terbatas dengan BPJS Kesehatan dan Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) di Jakarta, Selasa (31/3/2026). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Matamata.com - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mengkaji opsi penebalan bantuan sosial (bansos) pada tahun 2026. Langkah ini diproyeksikan sebagai bagian dari skema stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat ketegangan di Timur Tengah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pembahasan mengenai stimulus tersebut saat ini masih dalam tahap awal, meliputi simulasi dan koordinasi lintas kementerian.

"Sudah ada pembahasan, tapi belum keputusan. Baru simulasi-simulasi untuk memberikan stimulus ekonomi. Bentuknya macam-macam, salah satunya biasanya penebalan atau penambahan jumlah penerima manfaat bansos," ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul saat ditemui di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Gus Ipul menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final dari Presiden. Namun, pemerintah berkaca pada tahun lalu di mana skema serupa efektif memperkuat ekonomi domestik.

Sebagai catatan, tahun lalu pemerintah sempat meningkatkan jumlah penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari 18 juta menjadi 35 juta keluarga, mencakup kelompok desil 1-4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Kita belajar dari tahun lalu. Apakah tahun ini akan sama? Kita tunggu kebijakan dari Bapak Presiden," tambahnya.

Meski skema tambahan masih dikaji, Gus Ipul memastikan penyaluran bansos reguler untuk 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tetap berjalan sesuai jadwal. Saat ini, Kemensos tengah mempersiapkan penyaluran untuk triwulan kedua atau Tahap II.

"Mudah-mudahan pekan ketiga April sudah bisa mulai salur. Insya Allah," ungkap Mensos.

Penyaluran periode ini mencakup dua program utama:

  • Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT): Senilai Rp600.000 per tahap (per triwulan).
  • Program Keluarga Harapan (PKH): Besaran bantuan bervariasi sesuai komponen, mulai dari ibu hamil, anak sekolah, hingga kelompok rentan lainnya. (Antara)

Baca Juga: Mendes Yandri Susanto Tegaskan Dana Desa Tidak Dipotong Pusat, Ini Penjelasannya

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mendes PDT Yandri Susanto membantah tegas isu pemotongan dana desa oleh pemerintah pusat. Simak penjelasan lengkap menge...

news | 13:30 WIB

BRIN kembangkan rangkaian teknologi mesin pengolahan gula semut dari nira sorgum yang lebih efisien dan higienis untuk s...

news | 12:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terbang ke Moskow untuk menemui Vladimir Putin guna b...

news | 11:15 WIB

Otorita IKN menegaskan tidak ada rekrutmen pegawai saat ini. Simak kanal resmi dan nomor hotline pengaduan untuk menghin...

news | 10:15 WIB

Mendag Budi Santoso melaporkan transaksi Program Belanja Nasional Triwulan I 2026 tembus Rp184,02 triliun, melampaui tar...

news | 08:15 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan siap mencapai kesepakatan adil dengan AS demi perdamaian Timur Tengah, namun ...

news | 07:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Moskow untuk bertemu empat mata dengan Vladimir Putin. Bahas ketahanan energi, pas...

news | 06:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman dukung penuh pakan ayam probiotik inovasi IPB. Siap bawa ke Presiden Prabowo jika mampu pacu ...

news | 11:39 WIB

Waketum PAN Saleh Daulay mengajak Jusuf Kalla untuk berdialog langsung dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana guna m...

news | 09:15 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo memutuskan ASN Kementerian PU tidak menerapkan WFH. Fokus pada penanganan bencana di Sumatera m...

news | 08:15 WIB