Kementan Pastikan Stok Cabai Surplus Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

Kementan menjamin stok cabai surplus hingga 99 ribu ton jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Simak detail harga dan sebaran sentra produksinya di sini.

Elara | MataMata.com
Kamis, 19 Februari 2026 | 13:15 WIB
Arsip - Cabai rawit merah, cabai merah keritng, dan bawang merah dijual pedagang di Pasar Rumput, Jakarta. ANTARA/Harianto

Arsip - Cabai rawit merah, cabai merah keritng, dan bawang merah dijual pedagang di Pasar Rumput, Jakarta. ANTARA/Harianto

Matamata.com - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai nasional dalam kondisi aman dan surplus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Muhammad Taufiq Ratule, menyatakan bahwa kepastian ini didapat dari hasil penguatan produksi nasional dan pemantauan intensif di berbagai sentra utama. Kementan juga bersinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan strategis.

“Pemerintah memastikan produksi dan pasokan cabai nasional berada dalam kondisi aman dan terkendali. Melalui penguatan produksi, kelancaran distribusi, serta pengawalan harga, kami menjamin kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Taufiq dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (19/2).

Proyeksi Surplus Puluhan Ribu Ton Berdasarkan data proyeksi neraca pangan nasional, komoditas cabai rawit diperkirakan mengalami surplus sekitar 54 ribu ton pada Februari 2026 dan melonjak hingga 99 ribu ton pada Maret 2026.

Sementara itu, cabai besar mencatat surplus masing-masing sebesar 14 ribu ton pada Februari dan 11 ribu ton pada Maret 2026. Kondisi ini mencerminkan ketahanan pasokan yang kuat meski terjadi peningkatan permintaan selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Produksi ini ditopang oleh luas panen di wilayah sentra seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Barat. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Muh. Agung Sunusi, menambahkan bahwa hasil pantauan lapangan di Garut hingga Lombok Timur menunjukkan tanaman tumbuh sehat meski ada tantangan cuaca.

Peran Champion Cabai dalam Stabilitas Harga Untuk mengantisipasi fluktuasi harga, Kementan menggandeng Asosiasi Champion Cabai Indonesia (ACCI) untuk menggelar pasar cabai dengan harga di bawah pasar eceran.

Ketua ACCI, Ardi, mengungkapkan para petani berkomitmen menjaga margin yang layak bagi produsen sekaligus harga yang terjangkau bagi konsumen. Saat ini, aksi gelar pasar telah berlangsung di berbagai wilayah seperti Banjarnegara, Sleman, Cianjur, hingga Lombok Timur.

“Dalam gelar pasar tersebut, cabai rawit merah dijual seharga Rp50.000 per kilogram, masih di bawah Harga Acuan Produsen (HAP) sebesar Rp57.000 per kilogram,” jelas Ardi.

Berdasarkan data Panel Harga Pangan per 19 Februari 2026 pukul 13.56 WIB, rata-rata nasional harga cabai merah keriting berada di angka Rp46.990 per kg, cabai merah besar Rp43.537 per kg, dan cabai rawit merah Rp76.186 per kg. (Antara)

Baca Juga: Di Washington DC, Presiden Prabowo Jamin Kepastian Hukum dan Stabilitas Investasi RI

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjamin harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026 meski ada konflik Timur Tengah. Sima...

news | 15:15 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas formulasi harga BBM nonsubsidi bersama pengelola SPBU swasta menyusul lonjakan ha...

news | 14:30 WIB

Pemerintah pusat investasikan Rp3 triliun untuk pembangunan PSEL di TPA Tamangapa Makassar. Proyek aglomerasi ini bakal ...

news | 14:00 WIB

Menko PMK Pratikno menekankan pentingnya National Transfer Accounts (NTA) untuk menjaga produktivitas dan meringankan be...

news | 13:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka mendukung Pawai Paskah GMIT di Kupang masuk agenda wisata rohani nasional untuk perkuat ek...

news | 12:04 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani bertemu Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir di Yogyakarta. Bahas persatuan nasional hadapi geopoliti...

news | 11:59 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengancam akan mem-blacklist pengawas TKA yang melakukan kecurangan. Ketegasan ini bertujuan me...

news | 11:15 WIB

Wamen Isyana Bagoes Oka mendorong distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil dan balita ditingkatkan setiap ha...

news | 10:45 WIB

Kementerian PU mulai laksanakan program P3TGAI 2026 di 12.000 lokasi seluruh Indonesia. Simak informasi rekrutmen TPM da...

news | 10:40 WIB

Kemnaker buka pendaftaran Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 tahun 2026 untuk 2.100 peserta. Simak syarat, biaya PNBP, dan...

news | 09:00 WIB