Presiden Prabowo dan Wakil PM Inggris Bahas Kerja Sama Perdagangan di Lancaster House

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan agenda kunjungan kerjanya di London, Inggris, dengan menghadiri jamuan santap siang (working lunch) di Lancaster House, Selasa (21/1) siang waktu setempat. Kedatangan Presiden disambut langsung

Elara | MataMata.com
Rabu, 21 Januari 2026 | 07:00 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto berdialog dengan Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy dalam agenda jamuan santap siang siang untuk mengawali bilateral perdagangan di Lancaster House, London, Selasa (20/1/2026). (ANTARA/Galih Pradipta)

Presiden RI Prabowo Subianto berdialog dengan Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy dalam agenda jamuan santap siang siang untuk mengawali bilateral perdagangan di Lancaster House, London, Selasa (20/1/2026). (ANTARA/Galih Pradipta)

Matamata.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan agenda kunjungan kerjanya di London, Inggris, dengan menghadiri jamuan santap siang (working lunch) di Lancaster House, Selasa (21/1) siang waktu setempat. Kedatangan Presiden disambut langsung oleh Wakil Perdana Menteri Inggris, David Lammy.

Presiden Prabowo tiba bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya setelah sebelumnya menyelesaikan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street. Di lokasi, turut menyambut Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie bersama jajaran delegasi menteri dari kedua negara.

Dalam pertemuan strategis ini, Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat kabinet, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.

Sementara itu, delegasi Inggris yang hadir mencakup anggota parlemen Naz Shah serta sejumlah petinggi perusahaan global asal Inggris (United Kingdom), seperti Tim Reid, Ariel Flores, Jerome Frost, Saif Malik, Philippe Piron, dan Jose Juan Corcia Palomo.

Usai sesi penyambutan, Presiden dan delegasi segera memasuki ruang pertemuan. Agenda ini dirancang khusus untuk memfasilitasi dialog langsung antara pemerintah RI dengan para pengusaha besar Inggris. Pertemuan yang berlangsung secara tertutup selama lebih dari satu jam tersebut difokuskan pada penguatan kerja sama perdagangan dan peluang investasi di Indonesia.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebelum Presiden melanjutkan agenda kenegaraan berikutnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB

Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat s...

news | 11:15 WIB

Dirut Pupuk Indonesia menegaskan prioritas utama adalah petani lokal di tengah lonjakan harga urea global akibat konflik...

news | 10:15 WIB

KPK agendakan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah biro haji (PIHK) pekan depan terkait kasus korupsi kuota haji yang m...

news | 09:30 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani resmi menarik stok beras darurat di bandara dan pelabuhan Sumatera seiring pulihnya jal...

news | 08:30 WIB

GCC mendesak DK PBB segera amankan Selat Hormuz menyusul blokade Iran. Penutupan jalur maritim vital ini picu kenaikan h...

news | 07:00 WIB

KPK umumkan tingkat kepatuhan LHKPN 2025 mencapai 96,24%. Sektor yudikatif hampir 100%, sementara legislatif masih di an...

news | 06:15 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB