Pasca-Operasi Militer AS, Presiden Interim Venezuela Tetapkan 7 Hari Masa Berkabung

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, resmi mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari.

Elara | MataMata.com
Rabu, 07 Januari 2026 | 15:15 WIB
Pengunjuk rasa dari berbagai aliansi membakar bendera AS dan poster bergambar presiden AS Donald Trump saat menggelar aksi solidaritas untuk Venezuela di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, Selasa (6/1/2026). Dalam aksi solidaritas tersebut mereka mengecam tindakan penyerangan dan penangkapan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro berserta istrinya oleh Amerika Serikat dan meminta agar Indonesia untuk menyatakan sikap resmi, serta mendukung rakyat Venezuela menentukan nasib negaranya tanpa intervensi asing. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU

Pengunjuk rasa dari berbagai aliansi membakar bendera AS dan poster bergambar presiden AS Donald Trump saat menggelar aksi solidaritas untuk Venezuela di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, Selasa (6/1/2026). Dalam aksi solidaritas tersebut mereka mengecam tindakan penyerangan dan penangkapan terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro berserta istrinya oleh Amerika Serikat dan meminta agar Indonesia untuk menyatakan sikap resmi, serta mendukung rakyat Venezuela menentukan nasib negaranya tanpa intervensi asing. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU

Matamata.com - Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, resmi mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari. Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap warga dan personel keamanan yang tewas dalam operasi militer Amerika Serikat di negara tersebut.

“Saya memutuskan menetapkan masa berkabung selama tujuh hari bagi para pemuda, perempuan, dan laki-laki yang gugur demi membela Venezuela dan Presiden Nicolas Maduro,” ujar Rodriguez dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026).

Penetapan ini menyusul serangan besar-besaran yang dilancarkan militer Amerika Serikat pada 3 Januari 2026 lalu. Operasi tersebut berakhir dengan penangkapan Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Keduanya kini telah dibawa ke New York, AS, untuk menghadapi persidangan atas tuduhan "narko-terorisme".

Rodriguez menyebut para korban yang gugur sebagai martir yang mempertahankan nilai-nilai republik dari agresi eksternal. Ia juga menyerukan agar rakyat Venezuela tetap menjaga perdamaian internal di tengah tekanan internasional yang semakin meningkat.

Keterlibatan Pejuang Kuba Sementara itu, Pemerintah Kuba mengonfirmasi bahwa 32 personel keamanannya gugur dalam pertempuran di Caracas. Mereka berada di Venezuela atas permintaan otoritas setempat untuk menjalankan tugas pertahanan.

Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel Bermudez, menyatakan bahwa para pejuang tersebut tewas akibat kontak senjata langsung maupun pengeboman oleh pasukan AS. Sebagai bentuk duka, Kuba telah menetapkan tanggal 5 dan 6 Januari sebagai hari berkabung nasional.

Kementerian Angkatan Bersenjata Revolusioner Kuba merilis identitas 32 korban tersebut, yang terdiri dari 11 anggota angkatan bersenjata dan 21 anggota Kementerian Dalam Negeri.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pengakuan terkait jatuhnya korban jiwa dalam operasi tersebut. Trump menyatakan bahwa sebagian besar korban yang tewas dalam operasi militer AS di Venezuela merupakan warga negara Kuba. (Antara)

Baca Juga: KPK Segera Umumkan Status Pencekalan Terbaru Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenhut optimalkan ratusan batang kayu hanyutan banjir di Aceh dan Sumut untuk bangun huntara warga. Simak detail peman...

news | 12:00 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan guru, tenaga TU, hingga petugas kebersihan sekolah wajib dapat Makan Bergizi Gratis m...

news | 10:30 WIB

Presiden AS Donald Trump klaim kesepakatan minyak baru dengan Venezuela. Hasil penjualan minyak disebut akan digunakan h...

news | 09:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto targetkan Kejaksaan Agung sita tambahan 4-5 juta hektare lahan sawit ilegal di 2026 demi selam...

news | 08:15 WIB

Mentan Amran Sulaiman ungkap swasembada beras Indonesia di era Presiden Prabowo sukses tekan harga beras global hingga 4...

news | 07:00 WIB

Maskapai nasional Garuda Indonesia menyiapkan 15 armada pesawat berbadan lebar (wide-body) untuk melayani musim haji 202...

news | 17:00 WIB

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran informasi palsu atau hoaks terkait...

news | 16:15 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan kepada sejumlah tokoh dan pelaku sektor pertanian dalam ag...

news | 14:15 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan segera memberikan informasi terbaru terkait perpanjangan masa pencega...

news | 13:00 WIB

Presiden Prabowo umumkan Indonesia berhasil swasembada beras sepanjang 2025 dan berhenti impor. Simak detail pencapaian ...

news | 11:15 WIB