Buka 'Era Keemasan Baru', Prabowo dan Donald Trump Sepakati Perjanjian Dagang Timbal Balik

Presiden Prabowo dan Donald Trump sepakati perdagangan timbal balik di Washington DC. Kesepakatan ini disebut sebagai awal "Era Keemasan Baru" aliansi RI-AS.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 20 Februari 2026 | 12:15 WIB
Buka 'Era Keemasan Baru', Prabowo dan Donald Trump Sepakati Perjanjian Dagang Timbal Balik

Buka 'Era Keemasan Baru', Prabowo dan Donald Trump Sepakati Perjanjian Dagang Timbal Balik

matamata.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump resmi menandatangani kesepakatan perdagangan timbal balik (reciprocal trade agreement) di Washington DC, Kamis (19/2) waktu setempat.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah cepat dan berkelanjutan untuk memperkuat keamanan ekonomi kedua negara serta mendorong pertumbuhan kemakmuran global.

"Kedua pemimpin menyampaikan kepuasan atas langkah-langkah yang telah dilakukan, serta menegaskan komitmen kuat untuk mengimplementasikan kesepakatan besar tersebut," ujar Teddy dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (20/2).

Teddy menambahkan, Presiden Trump dan Presiden Prabowo telah menginstruksikan para menteri serta pejabat terkait untuk segera mengambil langkah teknis lanjutan. Tujuannya adalah membuka "Era Keemasan Baru" bagi kemitraan strategis Amerika Serikat dan Indonesia.

Fondasi Aliansi Strategis Kesepakatan bersejarah ini juga diumumkan melalui laman resmi Gedung Putih dengan tajuk "Implementation of the Agreement Toward a New Golden Age for the U.S.-Indonesian Alliance".

Dalam pernyataan tersebut, kedua kepala negara menggarisbawahi bahwa implementasi perjanjian ini akan menjadi fondasi utama bagi aliansi kedua negara di masa depan.

Gedung Putih menekankan komitmen kedua pemimpin untuk memastikan pelaksanaan penuh dari perjanjian perdagangan resiprokal tersebut guna menciptakan stabilitas ekonomi yang saling menguntungkan.

Momen penandatanganan ini dilakukan di sela-sela agenda peluncuran Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington DC, yang mempertegas kedekatan hubungan diplomasi antara Prabowo dan Trump di periode pemerintahan kali ini. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ruben Onsu mengajukan penundaan pemeriksaan ke Polres Metro Jaksel terkait kasus dugaan penipuan investasi Rp3,5 miliar....

news | 16:30 WIB

Menekraf Teuku Riefky Harsya menegaskan Muktamar ke-35 NU menjadi momentum penting mengakselerasi ekonomi kreatif berbas...

news | 16:15 WIB

Presiden Timor-Leste Ramos Horta mengajak delegasi peraih Nobel bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan...

news | 15:37 WIB

Kedubes Palestina menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di NTT sebagai bentuk solidaritas dan persauda...

news | 15:00 WIB

Megawati Soekarnoputri menggelar dialog meja bundar bersama Presiden Timor Leste Jos Ramos-Horta dan para peraih Nobel d...

news | 14:19 WIB