Kementerian PU Betonisasi Jalur Pantura Batang-Pekalongan Senilai Rp251 Miliar

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memulai proyek masif transformasi jalan nasional di jalur Pantura. Ruas Batang-Pekalongan yang semula berbahan aspal akan diubah menjadi konstruksi beton (

Elara | MataMata.com
Senin, 05 Januari 2026 | 16:59 WIB
Bupati Batang Faiz Kurniawan (depan kiri) mengecek jalur pantura di Banyuputih, Batang, Senin (5/1/2026). ANTARA/Kutnadi

Bupati Batang Faiz Kurniawan (depan kiri) mengecek jalur pantura di Banyuputih, Batang, Senin (5/1/2026). ANTARA/Kutnadi

Matamata.com - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memulai proyek masif transformasi jalan nasional di jalur Pantura.

Ruas Batang-Pekalongan yang semula berbahan aspal akan diubah menjadi konstruksi beton (rigid pavement) dengan total anggaran mencapai Rp251 miliar.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Jateng-DIY, Ridwan Umbara, menjelaskan bahwa kontrak pekerjaan telah diteken sejak 15 Desember 2025. Saat ini, tim di lapangan tengah melakukan survei dan pengukuran teknis agar proyek bisa segera dieksekusi.

"Kami berharap proyek peningkatan permanen paket preservasi jalan ruas Pantura Pekalongan-Batang-Plelen senilai Rp251 miliar ini segera direalisasikan," ujar Ridwan di Batang, Senin (5/1/2026).

Target Arus Mudik 2026 Proyek ini mencakup rekonstruksi pengerasan jalan sepanjang 17 kilometer, yang terdiri dari 14 kilometer di Kabupaten Batang dan 3 kilometer di Kota Pekalongan. Ridwan menegaskan, fokus utama jangka pendek adalah memastikan kelancaran transportasi saat momen Lebaran.

"Targetnya, sebagian jalan yang telah dibeton sudah dapat digunakan masyarakat sebelum arus mudik Lebaran 2026," imbuhnya.

Prioritas pengerjaan awal akan menyasar Jalan Jenderal Sudirman, Kota Batang, sepanjang 700 meter serta empat titik strategis di ruas Batang-Kendal. Jalur arah Semarang didahulukan karena tingginya volume kendaraan saat periode mudik nanti.

Solusi Jangka Panjang Proyek ini merupakan pekerjaan tahun jamak (multi-years contract) dengan durasi pelaksanaan 18 bulan dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada Juli 2027. Penggunaan konstruksi beton dipilih karena dinilai jauh lebih tangguh menahan beban kendaraan berat yang mendominasi jalur Pantura.

"Konstruksi beton ini dirancang untuk memperpanjang usia layanan jalan, meminimalkan kerusakan berulang, serta meningkatkan keselamatan pengendara. Kami memohon dukungan masyarakat selama proses konstruksi berlangsung karena potensi gangguan lalu lintas," pungkas Ridwan. (Antara)

Baca Juga: Mendikdasmen: 18 Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Pascabencana

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Konferensi Tinjauan ke-11 Perjanjian Nuklir NPT berakhir tanpa kesepakatan. Sekjen PBB Antonio Guterres ungkap kekecewaa...

news | 13:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan di tengah konflik geopolitik global s...

news | 13:53 WIB

Presiden Prabowo Subianto dengan tegas meminta Kabinet Merah Putih menghentikan pembangunan kantor mewah dan mengalihkan...

news | 13:51 WIB

China kritik keras rencana Jepang menaikkan anggaran pertahanan hingga 5 persen PDB dan menolak pengerahan sistem rudal ...

news | 13:47 WIB

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung panen raya udang di BUBK Kebumen dengan Maung Garuda. Proyek strategis ini s...

news | 11:45 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah memperkuat literasi digital dan mengaudit pemblokiran situs judi online s...

news | 13:27 WIB

Kementerian ESDM mencatat PNBP sektor minerba tembus Rp56 triliun per 15 Mei 2026 berkat hilirisasi proyek smelter Freep...

news | 13:24 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) merespons langsung demonstrasi JMI terkait dugaan penyimpangan pengadaan Program Makan Bergizi...

news | 13:18 WIB

Komisi I DPR RI mengapresiasi langkah cepat Kemlu RI dan pemerintah Turki dalam membebaskan 9 WNI relawan kemanusiaan Ga...

news | 12:00 WIB

Kementerian HAM menyiapkan program beasiswa peliputan dan penguatan perlindungan bagi jurnalis sepanjang 2026 demi mengi...

news | 11:32 WIB