Mendikdasmen: 18 Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Pascabencana

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti, mengungkapkan sebanyak 18 sekolah yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh kini terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar di tenda darurat. Hal ini disebabkan kerusa

Elara | MataMata.com
Senin, 05 Januari 2026 | 15:15 WIB
Mendikdasmen: 18 Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Pascabencana

Mendikdasmen: 18 Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Pascabencana

matamata.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti, mengungkapkan sebanyak 18 sekolah yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh kini terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar di tenda darurat. Hal ini disebabkan kerusakan fasilitas pendidikan yang cukup parah akibat bencana tersebut.

"Kami terus berupaya menghadirkan sekolah darurat bagi siswa yang saat ini masih belajar di tenda. Pembangunannya akan dilaksanakan secepatnya," ujar Abdul Mu'ti saat meninjau kondisi pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (5/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan saat ia menjadi pembina upacara pada hari pertama masuk sekolah pascabencana di SMA 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Berdasarkan data kementerian, Provinsi Aceh merupakan wilayah dengan dampak kerusakan fasilitas satuan pendidikan terbesar, terutama di wilayah Aceh Tamiang.

Abdul Mu'ti merinci, bencana banjir dan tanah longsor di Aceh telah berdampak pada total 2.756 satuan pendidikan di seluruh kabupaten/kota.

Dari jumlah tersebut, 90 persen atau sekitar 2.468 sekolah sudah mulai beroperasi kembali secara normal. Sementara itu, 18 sekolah masih menggunakan tenda dan 288 sekolah lainnya dalam proses pembersihan material sisa banjir.

Guna mendukung pemulihan, Kemendikdasmen menyalurkan berbagai bantuan, antara lain:

  • Dana Operasional Pendidikan Darurat: Rp11,29 miliar.
  • Perlengkapan Sekolah (School Kit): 15.500 paket (2.000 paket diserahkan simbolis).
  • Fasilitas Darurat: 78 tenda dan 100 ruang kelas darurat.
  • Bahan Ajar: 90.000 eksemplar buku pelajaran.
  • Dukungan Psikososial: Dana sebesar Rp300 juta untuk trauma healing siswa.

Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen yang didampingi Plt Kadisdik Aceh, Murthalamuddin, juga meninjau perkembangan revitalisasi sekolah di Kota Langsa, termasuk SDN 4 Langsa dan SDIT Muhammadiyah Langsa. Turut hadir dalam peninjauan tersebut Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Arrmanatha Nasir resmi menerima jabatan Menlu RI dari Sugiono di Gedung Pancasila Kemlu. Sugiono kini mengemban amanat b...

news | 13:00 WIB

Kemenag kembangkan Kurikulum Cinta bernuansa ekoteologi untuk menanamkan kesadaran merawat lingkungan dan kasih sayang s...

news | 12:30 WIB

Komisi III DPR mendukung rotasi ratusan pejabat Polri oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, namun mengingatkan penting...

news | 12:18 WIB

Kemenag minta maaf atas insiden viral penghulu yang menegur fotografer saat akad nikah. Kemenag tegaskan layanan KUA har...

news | 11:15 WIB

Kemenkes mengusulkan dua opsi paket tarif dasar MCU calon jamaah haji mulai Rp800 ribu untuk mencegah ketimpangan harga ...

news | 10:30 WIB