Bulog Bakal Libatkan Karang Taruna Jadi Tim Jemput Gabah Petani

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyiapkan skema baru untuk memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Bulog akan melibatkan pemuda desa yang tergabung dalam Karang Taruna untuk masuk ke dalam Tim Jemput Gabah guna mengawal pe

Elara | MataMata.com
Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:00 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani berbincang bersama awak media usai jumpa pers bertajuk Capaian Krusial Bulog 2025 dan Langkah Strategis 2026 di Jakarta, Jumat (2/1/2026). ANTARA/Harianto

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani berbincang bersama awak media usai jumpa pers bertajuk Capaian Krusial Bulog 2025 dan Langkah Strategis 2026 di Jakarta, Jumat (2/1/2026). ANTARA/Harianto

Matamata.com - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyiapkan skema baru untuk memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Bulog akan melibatkan pemuda desa yang tergabung dalam Karang Taruna untuk masuk ke dalam Tim Jemput Gabah guna mengawal penyerapan hasil panen petani secara langsung.

Rizal menjelaskan bahwa keterlibatan anak muda desa ini akan memperluas jangkauan tim lapangan yang sudah ada, yang selama ini diisi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

"Kita sudah siapkan timnya. Selain PPL, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, nanti kita libatkan anak-anak muda Karang Taruna di desa-desa agar pengawalan panen lebih cepat dan optimal," ujar Rizal dalam jumpa pers "Capaian Krusial Bulog 2025 dan Langkah Strategis 2026" di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Pelibatan Karang Taruna ini memiliki misi ganda. Selain mempercepat koordinasi penyerapan gabah, program ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja musiman di tingkat desa. Hal ini dinilai strategis untuk memberikan penghasilan tambahan bagi pemuda setempat sekaligus menekan laju urbanisasi.

"Kita berdayakan adik-adik Karang Taruna agar mereka memiliki lapangan pekerjaan saat musim panen. Harapannya, mereka tidak perlu lagi urbanisasi ke kota karena di desa pun ada penghasilan," tambah Rizal.

Tim yang diperkuat pemuda desa ini dianggap memiliki keunggulan karena lebih mengenal karakter petani setempat. Tugas utama mereka adalah mengawal kualitas gabah agar dipanen pada usia yang tepat. Hal ini penting untuk mencegah panen dini yang sering kali menurunkan mutu beras nasional dan daya simpan stok CBP.

Langkah kolaboratif ini juga menjadi benteng bagi petani agar terhindar dari permainan harga tengkulak. Dengan adanya pengawalan langsung, Bulog memastikan stabilitas pasokan beras nasional tetap terjaga sepanjang musim panen raya.

Meski demikian, Rizal menyebutkan bahwa rincian teknis kerja sama dengan Karang Taruna masih dalam tahap pematangan bersama pemangku kepentingan terkait.

Inisiatif ini sejalan dengan dorongan dari Komisi IV DPR RI. Sebelumnya, anggota Komisi IV DPR, Saadiah Uluputty, menyarankan agar Bulog menggandeng organisasi kepemudaan untuk menciptakan proses penyerapan yang lebih kondusif dan mendidik generasi muda memahami pentingnya ketahanan pangan nasional. (Antara)

Baca Juga: Bobby Nasution Minta Pejabat Baru Gerak Cepat Tangani Pascabencana di Sumut

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB