Bobby Nasution Minta Pejabat Baru Gerak Cepat Tangani Pascabencana di Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menginstruksikan empat pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang baru dilantik untuk bekerja lebih cepat dan tepat. Fokus utama para pejabat ini adalah percepatan pemulihan pascabencana hidromet

Elara | MataMata.com
Sabtu, 03 Januari 2026 | 06:00 WIB
Bobby Nasution Minta Pejabat Baru Gerak Cepat Tangani Pascabencana di Sumut

Bobby Nasution Minta Pejabat Baru Gerak Cepat Tangani Pascabencana di Sumut

matamata.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menginstruksikan empat pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang baru dilantik untuk bekerja lebih cepat dan tepat. Fokus utama para pejabat ini adalah percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumut pada akhir November tahun lalu.

"Saya minta bekerja cepat dan tepat karena kita perlu percepatan, terutama pemulihan pascabencana," ujar Bobby Nasution usai melantik para pejabat tersebut di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (2/1/2026).

Bobby menekankan bahwa keempat pejabat tersebut memiliki peran krusial dalam masa transisi pemulihan. Salah satu prioritas utama adalah pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir dan longsor di empat kabupaten/kota.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sumut yang baru, Rahmat Hidayat Siregar, diminta mengawal ketat progres pembangunan 648 unit huntap. Proyek ini tersebar di Sibolga (200 unit), Tapanuli Tengah (118 unit), Tapanuli Utara (103 unit), dan Tapanuli Selatan (227 unit).

"Misalnya Perkim, harus ikut memastikan penanganan pembangunan huntap berjalan sesuai target," tegas Bobby.

Selain infrastruktur, Bobby juga menyoroti pemulihan dari sisi ekonomi dan sosial. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) diminta mengatasi perlambatan ekonomi akibat bencana. Sementara itu, Dinas Sosial diperintahkan berkolaborasi dengan Kementerian Sosial guna memastikan bantuan logistik tersalurkan dengan baik.

Sektor kesehatan mental juga menjadi perhatian. Direktur RS Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem ditugaskan khusus untuk melakukan program pemulihan mental (trauma healing) bagi para korban bencana.

Dalam arahannya, Bobby kembali mengingatkan pentingnya implementasi tagline "Kolaborasi Sumut Berkah". Menurutnya, kolaborasi bukan sekadar bekerja bersama, melainkan menghasilkan dampak maksimal yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Tahun 2026 banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan, termasuk penyelesaian pascabencana. Saya minta tolong maknai kolaborasi itu sebagai kecepatan dan ketepatan," tutupnya.

Adapun keempat pejabat eselon II yang dilantik adalah:

Baca Juga: Kejar Swasembada Beras, Kementan Genjot Optimasi Lahan di 24 Provinsi

  1. Rahmat Hidayat Siregar sebagai Kepala Dinas Perkim.
  2. Nurbaiti Harahap sebagai Kepala Dinas DPMPTSP.
  3. Illyan Chandra sebagai Kepala Dinas Sosial.
  4. Sri Suraiani Purnamawati sebagai Direktur UPTD Khusus RS Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem. (Antara)
×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wamen LH Diaz Hendropriyono tinjau penanganan karhutla di Tanjung Jabung Timur, Jambi. Ia memuji taktik estafet air 11 k...

news | 11:34 WIB

Presiden Prabowo Subianto instruksikan Satgas PKH untuk menertibkan kawasan hutan dan tambang ilegal secara tegas, trans...

news | 10:15 WIB

Pemprov DKI Jakarta menjajaki kerja sama teknologi pengelolaan air bersih berbasis IoT dan AI dengan Shenzhen Water Grou...

news | 09:15 WIB

Kementerian Kebudayaan resmi mengumumkan 20 pemenang Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan untuk memperkuat memori...

news | 08:15 WIB

Wapres Gibran pastikan pembangunan 699 unit huntap di Tapanuli Selatan dimulai bulan ini untuk korban bencana hidrometeo...

news | 07:00 WIB