Pulihkan Sawah Sendiri, Petani di Sumatera Akan Digaji Harian oleh Pemerintah

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa negara akan memberikan gaji kepada para petani melalui skema padat karya untuk memulihkan sawah yang terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumba

Elara | MataMata.com
Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:15 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (kiri), Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto (kanan) meninjau langsung pemulihan tahap awal sawah terdampak banjir dan longsor di Desa Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Aceh, Kamis (15/1/2026). ANTARA/Harianto

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (kiri), Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto (kanan) meninjau langsung pemulihan tahap awal sawah terdampak banjir dan longsor di Desa Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Aceh, Kamis (15/1/2026). ANTARA/Harianto

Matamata.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa negara akan memberikan gaji kepada para petani melalui skema padat karya untuk memulihkan sawah yang terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Langkah ini diambil guna menjamin produksi pangan nasional tetap terjaga.

"Melalui skema ini, petani tidak hanya memulihkan lahan pertanian, tetapi juga memperoleh pendapatan selama proses pemulihan berlangsung. Ini adalah perintah langsung Bapak Presiden," tegas Mentan Amran dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Amran menjelaskan, sawah yang rusak akan diperbaiki langsung oleh pemilik lahan. Pemerintah pusat akan menanggung seluruh biaya tenaga kerja, pengolahan tanah, bantuan benih gratis, hingga perbaikan infrastruktur irigasi.

"Jadi, saudara-saudara kita punya pendapatan harian yang cukup untuk kebutuhan keluarga sembari bekerja di sawahnya sendiri," tambahnya.

Data Kerusakan dan Target Pemulihan Berdasarkan data Kementan, total kerusakan lahan sawah akibat bencana alam di ketiga provinsi tersebut mencapai 98.002 hektare. Rinciannya meliputi:

  • Aceh: 54.233 hektare (tersebar di 21 kabupaten/kota).
  • Sumatera Utara: 37.318 hektare (tersebar di 15 kabupaten/kota).
  • Sumatera Barat: 6.451 hektare (tersebar di 14 kabupaten/kota).

Dari total tersebut, lahan dengan kriteria rusak ringan dan sedang mencapai 69.240 hektare. Di Aceh saja, pemerintah memproyeksikan kebutuhan tenaga kerja mencapai 200.000 Hari Orang Kerja (HOK) yang akan dibayar secara harian.

Target Selesai dalam Tiga Bulan Kementan memprioritaskan rehabilitasi pada lahan berkategori rusak ringan hingga sedang. Tahap pengerjaan awal ditargetkan berlangsung pada Januari hingga Februari 2026 dengan sasaran luas 13.708 hektare di tiga provinsi tersebut.

"Kami mulai dari yang ringan dan sedang terlebih dahulu. Sekitar 90 hingga 95 persen akan kami selesaikan lebih dulu. Targetnya, maksimal dalam tiga bulan sudah selesai," pungkas Mentan.

Pemerintah berharap, dengan keterlibatan aktif petani melalui sistem padat karya ini, fase pemulihan sektor pertanian di Sumatera dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. (Antara)

Baca Juga: Uni Eropa Desak Israel Hentikan Proyek Permukiman E1, Sebut Sebagai Provokasi Serius

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi X DPR RI mendesak Kemendikdasmen mengkaji matang wacana bahasa Prancis masuk kurikulum sekolah agar tidak mengorb...

news | 16:08 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan swasembada pangan adalah hak rakyat dan petani. Kerangka 33 regulasi disiapkan de...

news | 16:02 WIB

PLN menegaskan tarif listrik periode April-Juni 2026 tidak naik. Simak penjelasan PLN terkait tagihan netizen yang melon...

news | 15:56 WIB

Gerindra puji sikap elegan Megawati Soekarnoputri yang tetap hormati Presiden Prabowo meski tak berkoalisi, kontraskan d...

news | 13:47 WIB

Ratusan sopir ojol padati PN Jakarta Pusat demi dukung Nadiem Makarim yang jalani sidang pleidoi kasus korupsi Chromeboo...

news | 11:00 WIB

Kemenhaj menegaskan larangan membawa air zamzam di koper bagasi dan kabin pesawat bagi jamaah haji. Koper yang melanggar...

news | 10:30 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya membeberkan deretan capaian konkret kunjungan luar negeri Presiden Prabowo selama 1,5 tahun te...

news | 09:30 WIB

Presiden AS Donald Trump mengeklaim Israel dan Hizbullah sepakat menghentikan permusuhan. Trump menjamin Israel batal ki...

news | 08:30 WIB

Kebakaran hebat melanda pemukiman padat di Kemayoran, Jakarta Pusat, menghanguskan sekitar 250 rumah. Pemerintah gerak c...

news | 07:30 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman puji kualitas Marselino Ferdinan 'bagus banget' jelang laga melawan Oman di FIFA M...

news | 06:00 WIB