Waisak 2026 di Borobudur: Wapres Gibran Ajak Umat Buddha Jadi Pelopor Perdamaian

Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan menyejukkan pada puncak perayaan Tri Suci Waisak 2026 di Candi Borobudur.

Elara | MataMata.com
Senin, 01 Juni 2026 | 16:38 WIB
Waisak 2026 di Borobudur: Wapres Gibran Ajak Umat Buddha Jadi Pelopor Perdamaian

Waisak 2026 di Borobudur: Wapres Gibran Ajak Umat Buddha Jadi Pelopor Perdamaian

matamata.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengajak seluruh umat Buddha di Tanah Air untuk menjadi pelopor perdamaian dan menjaga persaudaraan lintas agama. Pesan ini disampaikan sejalan dengan ajaran Buddha yang mengedepankan cinta kasih dan kebijaksanaan.

Ajakan tersebut disampaikan Wapres Gibran di hadapan para pemimpin agama dan ribuan umat Buddha dalam puncak peringatan Tri Suci Waisak Nasional Tahun 2026 di Taman Lumbini, Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2026) malam.

"Perayaan Waisak di Borobudur malam ini tidak hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kuat bahwa Indonesia adalah rumah bersama yang menjunjung tinggi perdamaian, menghargai keberagaman, serta mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan," ujar Wapres Gibran sebagaimana dikutip dari siaran pers Sekretariat Wakil Presiden, Senin (1/6/2026).

Gibran menegaskan bahwa sebagai bangsa yang besar, Indonesia membutuhkan persatuan dan perdamaian sebagai modal utama pembangunan. Nilai-nilai Buddha seperti metta (cinta kasih), karuna (kasih sayang), dan panna (kebijaksanaan) dinilai sangat relevan dalam menjawab tantangan zaman yang kian kompleks.

"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh umat Buddha di Indonesia untuk terus menjadi pelopor perdamaian, memperkuat semangat toleransi, serta berkontribusi aktif dalam menjaga persaudaraan lintas agama," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wapres Gibran juga menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh umat Buddha yang hadir.

Melalui tayangan video resmi, Presiden Prabowo menekankan bahwa momentum spiritual Waisak harus menjadi pelekat persaudaraan dan semangat kebangsaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Semangat Waisak tahun ini dengan tema 'Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan, Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia', hendaknya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menebarkan kebaikan, mengedepankan dialog, dan menjaga kerukunan," urai Presiden Prabowo.

Puncak peringatan Waisak 2026 di Candi Borobudur ini juga dihadiri oleh deretan pejabat tinggi negara. Di antaranya Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menko Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, serta Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. (Antara)

Baca Juga: Wapres Gibran Melayat Almarhum Ryamizard Ryacudu di Gedung Kemhan

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menetapkan tersangka dalam kasus OTT Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Delapan orang diperiksa intensif dan rua...

news | 11:23 WIB

Rapat Paripurna DPR RI resmi mengesahkan RUU PFII menjadi Undang-Undang. Beleid ini mengatur kawasan bebas pajak, lembag...

news | 11:19 WIB

Dinas ESDM mencatat luas wilayah tambang berizin (IUP) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah mencapai 299,86 hektare yang dike...

news | 09:52 WIB

Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan dari PWI Pusat terhadap pengacara berinisial HP terkait dugaan tinda...

news | 09:48 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian merespons OTT KPK terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Ia mengi...

news | 07:30 WIB