Mensos Usulkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Difabel

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menyasar masyarakat lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas (difabel). Program ini diharapkan dapat direalisasikan pada t

Elara | MataMata.com
Rabu, 05 November 2025 | 08:15 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui selepas mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (4/11/2025) malam. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui selepas mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (4/11/2025) malam. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.

Matamata.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menyasar masyarakat lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas (difabel). Program ini diharapkan dapat direalisasikan pada tahun 2026.

Usulan tersebut disampaikan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (4/11) malam.

“Kami juga tadi mengusulkan kepada Bapak Presiden untuk memberikan makan bergizi gratis khusus untuk lansia dan penyandang disabilitas. Kami dalami lagi, nanti kami melaporkan pada kesempatan lain,” ujar Gus Ipul setelah rapat.

Ia menegaskan, jika usulan tersebut disetujui, penerima manfaat dari kalangan lansia dan difabel tidak akan dihapus dari daftar penerima bantuan sosial (bansos) yang telah berjalan.

“Ndak dihapus. Jadi maksudnya begini, bansos itu bagian dari perlindungan dan jaminan sosial. Itu memang diberikan kepada yang membutuhkan karena mereka harus mendapatkan perlindungan dan jaminan sosial untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasarnya, termasuk di dalamnya jaminan kesehatan,” kata Gus Ipul.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo yang diluncurkan pertama kali pada 6 Januari 2025 di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, program tersebut menyasar anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, untuk menjaga asupan gizi sejak masa kandungan hingga masa pertumbuhan anak.

Presiden Prabowo menargetkan hingga akhir 2025, penerima manfaat program MBG mencapai 82,9 juta orang di 38 provinsi. Hingga akhir Oktober 2025, penerimanya tercatat sekitar 40 juta orang yang tersebar di 509 kabupaten/kota.

Rapat terbatas di Istana tersebut juga membahas program-program pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan UMKM, serta sinkronisasi antarprogram pemerintah.

Rapat dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Turut hadir pula Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti; Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Maman Abdurrahman; Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman; Menteri Koperasi Ferry Juliantono; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto; Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin; Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko; Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari; Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo; Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi; dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Antara)

Baca Juga: KPK Prihatin Abdul Wahid Jadi Gubernur Riau Keempat yang Tersangkut Kasus Korupsi

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mentan Andi Amran Sulaiman sebut ekspor CPO RI melonjak 26,40% di awal 2026. Indonesia kini kuasai 60% pasar sawit dunia...

news | 12:35 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 503 Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang. Dalam arahannya, Prabowo menekankan pent...

news | 12:31 WIB

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf melantik PPIH Embarkasi 2026. Ia menekankan perlindungan bagi jamaah lansia, integritas petu...

news | 12:28 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan mendorong kolaborasi riset dengan kampus dan mengumumkan pembangunan rice mill modern di Ban...

news | 12:25 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), hingg...

news | 06:15 WIB

Ketum MUI Anwar Iskandar bertemu Dubes Arab Saudi Faisal Abdullah Al Amoudi. Indonesia tegaskan posisi tolak penjajahan ...

news | 15:00 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana membentuk unit PJLP khusus untuk menangani populasi ikan sapu-sapu yang mer...

news | 14:00 WIB

Bareskrim Polri ungkap hasil mediasi kasus pencemaran nama baik Azizah Salsha. YouTuber Resbob dan Bigmo sepakat berdama...

news | 12:42 WIB

Kemenhub mengonfirmasi pilot dan 7 penumpang helikopter Airbus H130 PK-CFX meninggal dunia setelah jatuh di hutan Sekada...

news | 12:15 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan menginstruksikan SPPG untuk menyerap bahan pangan dari BUMDes dan UMKM desa guna mendukung p...

news | 11:00 WIB