Menteri Wakaf Suriah: Jusuf Kalla Sosok Perdamaian Dunia

Menteri Wakaf Suriah, Muhammad Abu Khoiri Syukri, menyebut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, sebagai sosok perdamaian dunia.

Elara | MataMata.com
Senin, 03 November 2025 | 10:30 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla bertemu dengan Menteri Wakaf Suriah Muhammad Abu Khoiri Syukri di Jakarta, Sabtu (1/11/2025), (ANTARA/HO-Tim media Jusuf Kalla)

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla bertemu dengan Menteri Wakaf Suriah Muhammad Abu Khoiri Syukri di Jakarta, Sabtu (1/11/2025), (ANTARA/HO-Tim media Jusuf Kalla)

Matamata.com - Menteri Wakaf Suriah, Muhammad Abu Khoiri Syukri, menyebut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, sebagai sosok perdamaian dunia.

“Kami telah banyak mendengar tentang sosok Pak JK (Jusuf Kalla) sebelum bertemu. Beliau adalah figur inspiratif yang mampu menggerakkan rekonsiliasi dan perdamaian,” kata Syukri dalam keterangan tertulis tim media Jusuf Kalla yang diterima di Jakarta, Minggu (2/11).

Pertemuan antara keduanya berlangsung di Jakarta, Sabtu (1/11), dalam rangka silaturahmi dan berbagi pengalaman.

Dalam pertemuan itu, Jusuf Kalla didampingi mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Hamid Awaluddin, serta Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bidang Kerja Sama dan Hubungan Luar Negeri, Anizar Masyhadi.

Sementara itu, Menteri Wakaf Suriah hadir bersama Mufti Damaskus Abdul Fattah Bizm dan Syaikh Muhammad Rajab Dieb.

Syukri mengatakan, kunjungannya ke Indonesia bertujuan memperkuat hubungan kedua negara, sekaligus mempelajari keberhasilan Indonesia dalam mengelola kemajemukan masyarakat.

Ia juga menyampaikan undangan kepada Jusuf Kalla untuk berkunjung ke Suriah guna melihat kondisi terbaru negara tersebut, serta menghadiri pertemuan dengan para ulama dan pimpinan lembaga keislaman, sekolah, dan universitas di sana.

Selain itu, Syukri membuka peluang bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Damaskus. Sebaliknya, Jusuf Kalla menawarkan kesempatan bagi warga Suriah untuk menempuh pendidikan di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Jawa Barat.

Jusuf Kalla menyambut baik kepemimpinan baru Suriah di bawah Presiden Ahmed Al Sharaa. Ia berharap Suriah segera kembali damai dan maju.

Menurutnya, konflik yang terjadi di masa lalu disebabkan oleh ketidakadilan dan sikap diktator rezim sebelumnya. Karena itu, ia mendorong tercapainya rekonsiliasi nasional sebagai langkah penting dalam membangun negara yang kuat dan sejahtera.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ajak Negara APEC Dukung Indonesia Kejar Ketertinggalan Teknologi dan Pendidikan

Jusuf Kalla juga menilai Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah mengambil langkah strategis dalam memperkuat peran global dan perdamaian dunia.

Sebagai Ketua Umum DMI, ia menyambut baik kerja sama dengan Suriah dalam berbagai bidang strategis, terutama pendidikan dan penyebaran dakwah Islam wasatiyyah (Islam moderat). (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB