Kritik JK Dinanti di Istana, PAN: Bicara Langsung ke Prabowo Jauh Lebih Efektif

Waketum PAN Saleh Daulay mengajak Jusuf Kalla untuk berdialog langsung dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana guna menyampaikan kritik konstruktif.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 11 April 2026 | 09:15 WIB
Ketua Tim Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay memberikan keterangan pers terkait upaya pemerintah mendongkrak sektor induatri dalam negeri. (ANTARA/Azmi Samsul M)

Ketua Tim Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay memberikan keterangan pers terkait upaya pemerintah mendongkrak sektor induatri dalam negeri. (ANTARA/Azmi Samsul M)

Matamata.com - Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, mendorong Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), untuk menyampaikan saran dan kritik secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat komunikasi konstruktif dalam roda pemerintahan.

Saleh menegaskan bahwa ruang dialog antara Presiden dan berbagai elemen masyarakat, termasuk para tokoh nasional, selalu terbuka lebar. Menurutnya, tradisi diskusi yang dibangun Prabowo merupakan kesempatan strategis bagi tokoh bangsa untuk berkontribusi dalam menentukan arah pembangunan.

"Prabowo sangat senang mendengar saran dan kritik. Malah beliau sering mengundang para tokoh untuk berdiskusi di Istana," ujar Saleh dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa forum-forum di Istana selama ini telah melibatkan lintas kalangan, mulai dari birokrat, ulama, akademisi, hingga aktivis dan media massa. Hal ini, menurut Saleh, mencerminkan keterbukaan pemerintah terhadap aspirasi publik.

Dalam konteks tersebut, Saleh menilai penyampaian kritik secara langsung oleh tokoh sekaliber JK akan jauh lebih efektif dan berdampak nyata bagi kebijakan negara.

"Saya kira kalau Pak JK singgah di Istana, semua orang berharap agar beliau menyampaikan saran, masukan, dan kritik konstruktif. Berbicara langsung dengan Presiden pasti akan lebih mudah untuk dilaksanakan. Apalagi yang menyampaikan sekelas Pak JK," tuturnya.

Lebih lanjut, Saleh menekankan bahwa kapasitas dan pengalaman panjang JK di dunia bisnis, politik, hingga birokrasi merupakan aset penting. Ia meyakini masukan dari JK yang telah diakui hingga mancanegara akan mendorong solusi yang lebih konkret bagi tantangan bangsa.

Meski tetap mendukung kritik sebagai pilar demokrasi, Saleh mengingatkan agar kritik tersebut disampaikan dengan cara yang tepat dan sesuai konteks.

"Langkah (dialog langsung) tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan tokoh masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi serta mendorong kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan publik," pungkas Saleh. (Antara)

Baca Juga: Menteri PU Tegaskan ASN Kementerian PU Tidak Terapkan Kebijakan WFH

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menbud Fadli Zon menegaskan momentum Iduladha 1447 H harus memperkuat solidaritas sosial. Kementerian Kebudayaan salurka...

news | 14:02 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Polri mengusut tuntas sindikat penipuan jual-beli titik SPPG Makan Bergizi Gratis yang...

news | 13:59 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyumbang sapi kurban jumbo seberat 1,2 ton untuk warga terdampak banjir di Dayeuhkolot, Kabu...

news | 13:55 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Umar memastikan sistem penyembelihan hewan kurban Idul Adha 2026 di Masjid Istiqlal ramah lingk...

news | 11:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban jenis Limousin seberat 950 kg dari peternak lokal PPU untuk disalurkan pad...

news | 10:09 WIB

Indonesia surplus gas 2.500 MMCSFD. Kementerian ESDM dorong penggunaan LNG ritel dengan tabung VGL untuk substitusi BBM ...

news | 10:03 WIB

Presiden AS Donald Trump menyatakan stok uranium Iran harus diserahkan ke AS atau dimusnahkan, seiring rumor kesepakatan...

news | 09:30 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian resmi memerintahkan pemulihan total akses internet pasca-pembatasan ketat akibat gelomba...

news | 08:45 WIB

Wamentan Sudaryono menegaskan pemerintah menutup rapat keran impor beras dan fokus meningkatkan produksi pangan dalam ne...

news | 07:15 WIB

Wamentan Sudaryono menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sukses mendongkrak serapan komoditas pertanian lokal da...

news | 06:00 WIB