Wapres Gibran: Revitalisasi Pasar Jailolo Bukti Nyata Penguatan Ekonomi Rakyat

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi revitalisasi Pasar Rakyat Jailolo di Desa Guaemaadu, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Ia menilai, pembangunan pasar tersebut menjadi langkah nyata dalam mendorong pertumbu

Elara | MataMata.com
Jum'at, 17 Oktober 2025 | 08:15 WIB
Wapres Gibran meninjau revitalisasi Pasar Jailolo, Halmahera Barat, berhasil dorong ekonomi rakyat, Kamis (16/10/2025). ANTARA/HO- Humas Pemprov (Abdul Fatah)

Wapres Gibran meninjau revitalisasi Pasar Jailolo, Halmahera Barat, berhasil dorong ekonomi rakyat, Kamis (16/10/2025). ANTARA/HO- Humas Pemprov (Abdul Fatah)

Matamata.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi revitalisasi Pasar Rakyat Jailolo di Desa Guaemaadu, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Ia menilai, pembangunan pasar tersebut menjadi langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kunjungan Wapres ke Pasar Rakyat Jailolo pada Kamis (16/10) menjadi bagian dari rangkaian agenda kerja selama dua hari di Maluku Utara. Kehadirannya sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kehidupan warga.

Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhammad, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap revitalisasi pasar tersebut. Menurutnya, keberadaan pasar yang kini tampak lebih modern dan nyaman telah memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi warga.

“Pemerintah daerah dan masyarakat berterima kasih bahwa pembangunan pasar yang megah ini, antara modern dan lokal, itu dibangun di Halmahera Barat dan dimanfaatkan oleh masyarakat sini. Ada pedagang yang di dalam kurang lebih 300-an pedagang dan menikmati fasilitas yang cukup baik ini,” ujar Djufri.

Pasar Rakyat Jailolo berdiri di atas lahan seluas 7.147 meter persegi dengan kapasitas hingga 380 pedagang. Revitalisasi yang rampung pada 2024 itu menghadirkan wajah baru pasar yang lebih tertata, bersih, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pembeli.

Selain memperlancar distribusi bahan pangan, keberadaan pasar rakyat juga menjadi simbol keberlangsungan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat.

Upaya ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pembangunan nasional yang berpihak pada rakyat, termasuk penguatan pasar tradisional sebagai pusat ekonomi dan ruang interaksi sosial budaya.

Dalam peninjauannya, Wapres Gibran mengapresiasi penataan pasar yang kini lebih terintegrasi, dengan fasilitas rapi serta akses yang ramah bagi masyarakat. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menaker Yassierli tegaskan THR dan BHR 2026 wajib dibayar tepat waktu. Cek di sini lokasi posko aduan, nomor WhatsApp, d...

news | 09:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto berdiskusi 3 jam dengan pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI membahas ancaman geopolitik global ...

news | 08:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto kumpulkan tokoh PBNU, Muhammadiyah, dan MUI di Istana Negara untuk bahas stabilitas nasional d...

news | 07:00 WIB

Menkop Ferry Juliantono menegaskan program Kopdes Merah Putih adalah kunci eksistensi koperasi Indonesia di tengah arus ...

news | 06:15 WIB

Sebanyak 30 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat tertahan di Abu Dhabi akibat penutupan ruang udara di Timur Tengah ...

news | 14:16 WIB

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri resmi menyerahkan uang senilai Rp58,1 miliar hasil ekseku...

news | 14:10 WIB

Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menetapkan kebijakan progresif dalam pengelolaan sampah di Bali. Mu...

news | 13:15 WIB

Anggota Komisi I DPR RI, Iman Sukri, mendesak pemerintah untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada raksasa teknologi Meta. L...

news | 12:15 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan jaminan bahwa Indonesia tetap mendapatkan ke...

news | 11:45 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa Indonesia telah mulai mengalihkan s...

news | 10:45 WIB