Indra Sjafri Anggap Kekalahan dari India sebagai Ajang Uji Mental dan Validasi Pemain Timnas U-23

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, menegaskan bahwa kekalahan 12 dari India dalam laga uji coba di Stadion Madya, Jakarta, bukanlah masalah utama. Menurutnya, pertandingan tersebut memang dirancang untuk menguji kualitas para pemain yang s

Elara | MataMata.com
Sabtu, 11 Oktober 2025 | 08:15 WIB
Indra Sjafri Anggap Kekalahan dari India sebagai Ajang Uji Mental dan Validasi Pemain Timnas U-23

Indra Sjafri Anggap Kekalahan dari India sebagai Ajang Uji Mental dan Validasi Pemain Timnas U-23

matamata.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, menegaskan bahwa kekalahan 1–2 dari India dalam laga uji coba di Stadion Madya, Jakarta, bukanlah masalah utama. Menurutnya, pertandingan tersebut memang dirancang untuk menguji kualitas para pemain yang sedang diseleksi.

“Seperti yang kami sampaikan di awal, dalam pembentukan tim nasional ini perlu uji coba. Karena latihan dan beberapa item tes saja tidak cukup untuk menunjukkan kualitas pemain,” ujar Indra dalam konferensi pers usai pertandingan, Jumat (11/10).

Dalam laga tersebut, Indonesia tertinggal dua gol melalui aksi Suhail Ahmed, sebelum Dony Tri Pamungkas memperkecil ketertinggalan Garuda Muda. Meski kalah, Indra menilai pertandingan itu menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih untuk menilai performa pemain dalam kondisi pertandingan sesungguhnya.

“Secara keseluruhan pertandingan ini cukup bagus untuk tim kita. Di awal memang kami sedikit kaget karena belum tahu betul kualitas India. Tapi di babak kedua ada perbaikan dari individu maupun tim,” katanya.

Pelatih asal Sumatera Barat itu mengaku akan melakukan evaluasi mendalam setelah tim analis menyelesaikan kajian taktik dan performa individu setiap pemain. “Beri kami waktu untuk berproses agar di SEA Games nanti apa yang kami inginkan bisa tercapai,” ujarnya menambahkan.

Indra juga memastikan bahwa semua pemain akan mendapat kesempatan tampil dalam dua laga uji coba yang dijadwalkan, termasuk pertandingan kedua pada 13 Oktober mendatang.

Terkait pemain yang berkarier di luar negeri, Indra menjelaskan bahwa PSSI telah mengirim surat resmi ke klub masing-masing. Namun, karena SEA Games bukan agenda resmi FIFA Match Day, klub memiliki hak untuk tidak melepas pemain. “Kalau klub menolak, kita harus mencari alternatif dari pemain lain,” katanya.

Ia pun belum menetapkan kapten tetap untuk tim. Indra menginginkan agar para pemain menentukan sendiri sosok pemimpin yang layak di lapangan.

Menanggapi absennya penyerang Rafael Struick, Indra meminta publik untuk tidak berspekulasi negatif. “Mengenai Struick, yang saya dapat keterangannya cedera. Tapi kalau tidak cedera, ya tidak mungkin (tidak membela timnas), saya tidak yakin,” jelasnya.

“Jangan negatif thinking, tidak bagus. Dan saya percaya ke pemain-pemain yang ada di Indonesia, bahwa kalau tim nasional yang panggil, kalau dia tidak cedera, pasti dia terima itu. Saya yakin itu,” pungkas Indra. (Antara)

Baca Juga: Menkeu: APBN Tak Akan Tanggung Utang Proyek Kereta Cepat JakartaBandung

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DPR RI bakal berkoordinasi dengan pemerintah merespons usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa (Kades AMJ) demi efi...

news | 13:07 WIB

KPK memanggil Kepala Perum Bulog Jateng dan 37 saksi terkait dugaan korupsi bansos beras PKH Kemensos yang merugikan neg...

news | 12:09 WIB

Pemprov DKI Jakarta mengecek langsung penerima bansos di lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran di masa transisi...

news | 10:45 WIB

Menhut Raja Juli Antoni meminta petugas tak lengah meski hotspot karhutla di Ketapang turun. Kemenhut juga menyegel laha...

news | 10:15 WIB

Dokter RSUD Kota Tangerang ingatkan bahaya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang bisa picu peradangan paru-paru dan ses...

news | 09:56 WIB