BGN Dorong Partisipasi Publik Demi Perbaikan Layanan Makanan Bergizi Gratis

Badan Gizi Nasional (BGN) mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas layanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) guna mendukung perbaikan gizi di Indonesia.

Elara | MataMata.com
Kamis, 25 September 2025 | 07:00 WIB
BGN Dorong Partisipasi Publik Demi Perbaikan Layanan Makanan Bergizi Gratis

BGN Dorong Partisipasi Publik Demi Perbaikan Layanan Makanan Bergizi Gratis

matamata.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas layanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) guna mendukung perbaikan gizi di Indonesia.

"Partisipasi publik menjadi kunci terciptanya kebijakan yang lebih inklusif, aplikatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," kata Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (25/9).

Pernyataan itu disampaikan dalam forum konsultasi publik mengenai Rancangan Keputusan Kepala BGN tentang Standar Pelayanan Publik di lingkungan BGN yang digelar di Jakarta, Selasa (24/9).

Hidayati menekankan, BGN membutuhkan kontribusi dari semua pihak agar standar pelayanan publik benar-benar dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pelayanan yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.

"Sebagai lembaga yang mengemban amanah pemenuhan gizi nasional, BGN menyadari bahwa standar pelayanan publik yang baik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud nyata komitmen kami untuk melayani masyarakat dengan profesionalisme dan integritas," ujarnya.

Ia menambahkan, rancangan aturan tersebut menjadi bagian dari reformasi birokrasi sekaligus langkah strategis memastikan seluruh layanan instansi memiliki standar yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Program MBG merupakan salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada periode 2024–2029. Program ini ditujukan untuk meningkatkan status gizi balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak sekolah hingga tingkat menengah atas.

Sebagai pelaksana program tersebut, pemerintah resmi membentuk BGN pada Agustus 2024. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mario Aji evaluasi gaya membalap (riding style) usai terjatuh di sesi latihan Moto2 GP Indonesia 2026. Intip strategi da...

news | 10:00 WIB

Cristiano Ronaldo terancam sanksi larangan membela timnas Portugal hingga 6 bulan usai meninggalkan pemusatan latihan ta...

news | 09:56 WIB

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra merencanakan pulau kosong sebagai tempat rehabilitasi napi narkoba guna mengata...

news | 09:15 WIB

Sembuh dari cedera panjang, bek SC Heerenveen Mees Hilgers menargetkan kembali membela Timnas Indonesia pada agenda FIFA...

news | 08:15 WIB

Indonesia meraih juara umum ajang International Sports & Culture Gala (ISCG) 2026 di Islamabad, Pakistan, dengan total 3...

news | 07:00 WIB