Kejar Target 372 Unit Layanan Gizi di Kaltim, BGN Bakal Serap 18.600 Tenaga Kerja Lokal

BGN Kaltim kebut pembangunan 372 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk meratakan distribusi Makan Bergizi Gratis dan serap 18.600 tenaga kerja lokal.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:15 WIB
Kejar Target 372 Unit Layanan Gizi di Kaltim, BGN Bakal Serap 18.600 Tenaga Kerja Lokal

Kejar Target 372 Unit Layanan Gizi di Kaltim, BGN Bakal Serap 18.600 Tenaga Kerja Lokal

matamata.com - Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mempercepat pembangunan 372 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi seluruh siswa di Benua Etam, termasuk di wilayah terpencil.

Pendamping Kepala Regional BGN Kaltim, Sirajul Amin, menyampaikan permohonan maaf terkait belum meratanya penerimaan manfaat MBG saat ini. Menurutnya, akselerasi infrastruktur adalah kunci untuk menjangkau siswa rentan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

"Saat ini baru tersedia 161 SPPG di seluruh kabupaten/kota di Kaltim, sehingga jangkauan layanan memang masih memiliki keterbatasan," ujar Sirajul di Samarinda, Sabtu (31/1/2026).

Sirajul menjelaskan bahwa setiap unit SPPG didesain untuk melayani maksimal 3.000 porsi per hari. Untuk menjaga kualitas dan kesegaran makanan, radius distribusi dibatasi maksimal enam kilometer dari lokasi unit pelayanan.

Ia juga menegaskan bahwa program ini bersifat inklusif tanpa memandang kelas ekonomi. "Setiap siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan asupan gizi berkualitas," tegasnya.

Terkait kendala di lapangan, BGN mencatat tantangan utama ada pada pemenuhan masa komitmen 45 hari oleh calon mitra pengelola. Meski demikian, antusiasme mitra di Kaltim sangat tinggi dengan angka pengajuan mencapai 80 persen.

Untuk wilayah terjauh seperti Mahakam Ulu, pembangunan fisik unit pelayanan dilaporkan telah rampung dan kini memasuki tahap penilaian akhir (assessment) sebelum beroperasi penuh.

Selain fokus pada pemenuhan nutrisi anak sekolah, proyek strategis ini diproyeksikan menyerap 18.600 tenaga kerja di Kaltim dengan memprioritaskan warga lokal.

"Setiap unit layanan akan memberdayakan sekitar 50 personel, terdiri dari staf ahli BGN dan relawan yang direkrut dari lingkungan sekitar sekolah," tambah Sirajul.

Dengan tercapainya target 372 unit layanan tersebut, BGN optimistis jangkauan distribusi MBG dapat menyentuh seluruh pelosok ruang kelas, termasuk bagi anak-anak penyandang disabilitas dan siswa berisiko putus sekolah. (Antara)

Baca Juga: Gerbang Rafah Segera Dibuka, PBB Berharap Bantuan Kargo Bisa Segera Masuk Gaza

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebut ulama sebagai lentera dan kompas bangsa saat menghadiri Ngaji Kebangsaan ber...

news | 13:12 WIB

Perum Bulog menjamin pasokan Minyakita seharga Rp15.700 per liter tetap aman dan diprioritaskan untuk pasar-pasar SP2KP....

news | 13:08 WIB

Film "People Pleaser" yang dibintangi Mawar De Jongh siap tayang 19 November 2026. Angkat cerita humor dan haru tentang ...

news | 10:15 WIB

Pelatih Singapura Gavin Lee mengakui keunggulan Timnas Indonesia usai kalah 0-2 di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak evaluasi p...

news | 09:15 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan tidak ada perbedaan pemain lokal dan diaspora usai laga melawan Singapu...

news | 08:15 WIB