Prabowo Tegaskan Supremasi Sipil, GNB Dorong Reformasi Polri dan TNI Profesional

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjaga supremasi sipil dalam pertemuan dengan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/9).

Elara | MataMata.com
Jum'at, 12 September 2025 | 07:00 WIB
Prabowo Tegaskan Supremasi Sipil, GNB Dorong Reformasi Polri dan TNI Profesional

Prabowo Tegaskan Supremasi Sipil, GNB Dorong Reformasi Polri dan TNI Profesional

matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjaga supremasi sipil dalam pertemuan dengan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/9).

Isu darurat militer menjadi salah satu topik pembahasan dalam pertemuan yang berlangsung selama tiga jam tersebut.

“Itu salah satu poin yang kami sampaikan (terkait isu darurat militer), bahwa supremasi sipil harus ditegakkan, dan Presiden berkali-kali menyatakan bahwa komitmennya untuk itu,” kata Lukman Hakim Saifuddin, anggota GNB sekaligus mantan Menteri Agama, usai pertemuan.

Lukman menambahkan, publik perlu melihat langsung keseriusan Presiden dalam merealisasikan janji tersebut.

“Kita lihat saja ke depan seperti apa, mudah-mudahan apa yang Beliau sampaikan, yang Beliau janjikan itu terealisasikan dalam tataran implementasi,” ujarnya.

Dalam dialog itu, GNB juga menyoroti peran militer di ranah sipil. Menurut mereka, TNI harus fokus pada tugas pokok dan fungsi agar tetap profesional.

“Untuk menjadikan (prajurit) profesional, dia harus fokus. Maka, jangan lagi kemudian disibukkan dengan hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan peran dan tugas pokoknya. Jadi, itu hakikatnya adalah manifestasi dari supremasi sipil,” ujar Lukman.

Selain itu, GNB mendorong Presiden segera membentuk komisi reformasi Polri serta komisi investigasi independen untuk menyelidiki rangkaian kerusuhan yang terjadi pada Agustus 2025, yang mereka sebut sebagai “Prahara Agustus”.

Menurut Lukman, usulan tersebut disetujui Presiden.

GNB yang hadir dalam pertemuan itu di antaranya Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Romo Franz Magnis-Suseno SJ, Prof M Quraish Shihab, KH Ahmad Mustofa Bisri, Mgr Ignatius Kardinal Suharyo, Alissa Q Wahid, Komaruddin Hidayat, hingga aktor Slamet Rahardjo. (Antara)

Baca Juga: Selamat! Oki Setiana Dewi Resmi jadi Dosen Tetap S3 UMJ

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

OJK kaji dampak usulan MSCI ubah status pasar saham Indonesia ke Standalone Market. OJK pastikan ketahanan perbankan nas...

news | 16:10 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman membagi tugas dua Wamentan, Alim Setiawan dan Saleh Mustafa, untuk mempercepat target swasemb...

news | 14:04 WIB

PT KCIC memastikan seluruh kegiatan operasional dan perawatan Kereta Cepat Whoosh kini 100% ditangani oleh SDM Indonesia...

news | 13:06 WIB

Hasil survei Adidaya Institute mencatat AHY sebagai Menko dengan kinerja terbaik (38,5%). Namun, 49,8% publik mendesak P...

news | 11:00 WIB

Anggota Komisi III DPR RI sebut Indonesia sudah darurat perundungan anak dan mendorong pengkajian serta pembentukan UU A...

news | 10:38 WIB