PB IKA PMII Dukung Langkah Presiden Prabowo Jaga Stabilitas Bangsa

Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) menyatakan dukungan terhadap upaya Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara.

Elara | MataMata.com
Senin, 01 September 2025 | 12:00 WIB
PB IKA PMII Dukung Langkah Presiden Prabowo Jaga Stabilitas Bangsa

PB IKA PMII Dukung Langkah Presiden Prabowo Jaga Stabilitas Bangsa

matamata.com - Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) menyatakan dukungan terhadap upaya Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara.

“Terutama mengganti pejabat publik politik dan pemerintahan yang tidak melaksanakan amanahnya dengan baik,” ujar Ketua Umum PB IKA PMII Slamet Ariyadi dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Ariyadi menegaskan, PB IKA PMII mengecam keras tindakan represif aparat maupun aksi anarkis dari oknum yang tidak bertanggung jawab dalam sejumlah unjuk rasa. Ia menekankan pentingnya peran negara dalam memberikan perlindungan hukum kepada warga dengan menghadirkan rasa aman, nyaman, dan damai, sebagaimana amanat UUD 1945.

“Kami juga meminta pemerintah mengambil inisiatif yang progresif dalam memfasilitasi terjadinya dialog yang aspiratif dan solutif,” katanya.

PB IKA PMII juga mengajak alumni dan kader di seluruh Indonesia untuk menjaga situasi kondusif, mempererat persatuan, menjunjung nilai demokrasi, menghormati hak asasi manusia, serta menolak segala bentuk kekerasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, Ariyadi mengimbau agar aspirasi dan kritik disampaikan secara konstruktif sesuai norma hukum yang berlaku, serta menghindari tindakan provokatif maupun anarkisme.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa berlangsung pada 25 Agustus 2025 di depan gerbang utama DPR RI, Jakarta, yang menolak tunjangan anggota DPR.

Aksi serupa kembali digelar pada 28 Agustus 2025. Namun, kericuhan pecah di Jalan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8) malam, yang menyebabkan Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek daring, meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis Brimob Polri saat bentrokan antara demonstran dan aparat.  (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenkeu mencatat penerimaan Bea Cukai per September 2026 mencapai Rp240,28 triliun (71,51% target APBN). Simak rincian ...

news | 14:11 WIB

Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto mengimbau massa serikat buruh menjaga ketertiban saat demo pengesahan RUU Pelindu...

news | 14:06 WIB

DPR RI resmi mengesahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan menjadi UU dalam Rapat Paripurna. Menaker Yassierli sebut UU i...

news | 13:40 WIB

Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan membacakan putusan perkara PHPU terkait keabsahan syarat pendidikan Gibran Rakabumi...

news | 11:31 WIB

Calvin Verdonk menilai gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi modal penting Timnas Indonesia untuk bersaing di Grup F P...

news | 10:15 WIB