Inosentius Samsul Janji Jaga MK dari Putusan Kontroversial

Calon tunggal Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Inosentius Samsul, menegaskan komitmennya untuk menjaga lembaga peradilan konstitusi dari putusan yang berpotensi menimbulkan kontroversi. Hal itu ia sampaikan saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan (

Elara | MataMata.com
Rabu, 20 Agustus 2025 | 12:42 WIB
Inosentius Samsul Janji Jaga MK dari Putusan Kontroversial

Inosentius Samsul Janji Jaga MK dari Putusan Kontroversial

matamata.com - Calon tunggal Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Inosentius Samsul, menegaskan komitmennya untuk menjaga lembaga peradilan konstitusi dari putusan yang berpotensi menimbulkan kontroversi. Hal itu ia sampaikan saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI.

"Jadi diharapkan ke depan Mahkamah Konstitusi itu betul-betul menjadi tempat yang dipercaya untuk bisa menyelesaikan persoalan dan mencari keadilan bagi siapapun," ujar Inosentius di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/8).

Menurut Kepala Badan Keahlian DPR RI tersebut, peningkatan kualitas putusan menjadi misi utamanya. Putusan MK, kata dia, harus mudah dipahami, dapat dilaksanakan, serta mampu menghadirkan solusi. Ia menekankan bahwa independensi MK wajib dijaga tanpa intervensi dari kelompok tertentu.

"Nah ini yang mungkin saya akan perbaiki, artinya untuk menempatkan pemikiran secara fair. Jadi merdeka tidak dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran kelompok atau golongan atau aliran pemikiran tertentu," tuturnya.

Lebih lanjut, Inosentius menegaskan MK perlu menghasilkan putusan yang akuntabel, rasional, sesuai penalaran hukum, serta memberikan manfaat dan keadilan bagi masyarakat.

Uji kelayakan ini digelar untuk memilih pengganti Hakim MK Arief Hidayat yang segera memasuki masa pensiun. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyebut proses seleksi dilakukan dengan mekanisme penjaringan aktif yang bersifat objektif, transparan, akuntabel, dan terbuka sesuai hasil rapat internal DPR. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

TNI AL mengerahkan tiga kapal perang (KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861) untuk mencari 5 jurnalis hilang di...

news | 15:44 WIB

Polisi memeriksa 8 saksi kasus kebakaran di Paniai, Papua Tengah, yang menewaskan 11 orang dan merugikan Rp2 miliar. Pen...

news | 15:41 WIB

DPR RI bakal berkoordinasi dengan pemerintah merespons usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa (Kades AMJ) demi efi...

news | 13:07 WIB

KPK memanggil Kepala Perum Bulog Jateng dan 37 saksi terkait dugaan korupsi bansos beras PKH Kemensos yang merugikan neg...

news | 12:09 WIB

Pemprov DKI Jakarta mengecek langsung penerima bansos di lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran di masa transisi...

news | 10:45 WIB