Maruf Amin Apresiasi Muhammadiyah Dirikan Bank Syariah, Dorong Perkembangan Ekonomi Islam

Wakil Presiden ke-13 RI Maruf Amin menyatakan dukungannya terhadap langkah Muhammadiyah mendirikan bank syariah. Menurutnya, keberadaan lembaga keuangan syariah baru akan memperkuat perkembangan ekonomi syariah sekaligus menghidupkan praktik fikih m

Elara | MataMata.com
Sabtu, 16 Agustus 2025 | 10:45 WIB
Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin ditemui di sela penutupan 2025 Human Fraternity Fellowship di Kediaman Duta Besar Uni Emirat Arab (UAE) di Jakarta, Jumat malam (15/8/2025). ANTARA/Nabil Ihsan

Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin ditemui di sela penutupan 2025 Human Fraternity Fellowship di Kediaman Duta Besar Uni Emirat Arab (UAE) di Jakarta, Jumat malam (15/8/2025). ANTARA/Nabil Ihsan

Matamata.com - Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin menyatakan dukungannya terhadap langkah Muhammadiyah mendirikan bank syariah. Menurutnya, keberadaan lembaga keuangan syariah baru akan memperkuat perkembangan ekonomi syariah sekaligus menghidupkan praktik fikih muamalah di Indonesia.

"Saya kira kita semua yang bisa membangun, memperbanyak institusi kesyariahan, itu akan menghidupkan, itu bagus sekali, itu akan menghidupkan fikih muamalah," ujar Ma’ruf di Jakarta, Jumat (15/8) malam.

Pernyataan tersebut disampaikan Ma’ruf di sela acara penutupan 2025 Human Fraternity Fellowship di kediaman Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) di Jakarta. Ia menilai, semakin banyak bank syariah hadir di tengah masyarakat, maka semakin besar pula peluang pengembangan ekonomi syariah di tanah air.

"Jadi, menurut saya hal itu harus didorong," tegasnya.

Pada akhir Juni 2025, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Matahari Artadaya yang berada di bawah naungan Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (Uhamka) resmi bertransformasi menjadi Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Matahari, atau dikenal dengan nama Bank Syariah Matahari (BSM). Konversi tersebut telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Meski Muhammadiyah dinilai memiliki potensi besar untuk mendirikan bank umum syariah (BUS), Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas menegaskan pihaknya masih berfokus pada penguatan BPRS Matahari.

"Untuk mendirikan BUS, saat ini belum ada rencana walau desakan dari bawah atau dari kalangan anggota cukup kuat karena banyak hal yang harus dipersiapkan baik dari segi permodalan, jaringan, IT, dan sumber daya manusianya," jelas Anwar.

Ia menambahkan, OJK mendorong Muhammadiyah agar memiliki BPRS yang kuat sehingga dapat menjadi cikal bakal berdirinya BUS Muhammadiyah di masa mendatang. Bahkan, kata Anwar, OJK telah menyurati PP Muhammadiyah untuk melakukan merger terhadap BPRS-BPRS di lingkungan persyarikatan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mentan Andi Amran Sulaiman dukung penuh pakan ayam probiotik inovasi IPB. Siap bawa ke Presiden Prabowo jika mampu pacu ...

news | 11:39 WIB

Waketum PAN Saleh Daulay mengajak Jusuf Kalla untuk berdialog langsung dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana guna m...

news | 09:15 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo memutuskan ASN Kementerian PU tidak menerapkan WFH. Fokus pada penanganan bencana di Sumatera m...

news | 08:15 WIB

Ekonom Universitas Paramadina memprediksi ekonomi Indonesia 2026 tumbuh di atas proyeksi Bank Dunia (4,7%), meski sulit ...

news | 07:00 WIB

Untuk naskah berikutnya, tambahkan sedikit info mengenai kondisi fisik pemain atau apakah ada pemain yang absen karena a...

news | 06:00 WIB

Peneliti BRIN kembangkan teknologi DBD Plasma untuk produksi amonia (pupuk nitrogen) yang lebih ramah lingkungan, hemat ...

news | 14:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah investasi jangka panjang untuk mencetak ...

news | 13:27 WIB

KPK tegaskan pemeriksaan saksi dan layanan publik seperti LHKPN tetap berjalan normal meski kebijakan WFH nasional setia...

news | 13:23 WIB

Menag Nasaruddin Umar resmi menerapkan kebijakan WFH setiap Jumat bagi ASN Kemenag mulai 10 April 2026 sebagai bagian da...

news | 13:00 WIB

KPK menyerahkan aset rampasan senilai Rp3,88 miliar dari koruptor Tagop Soulisa dan Puput Tantriana ke Kementerian PU un...

news | 12:55 WIB