Timnas Indonesia Hadapi Jadwal Padat Jelang Duel Kualifikasi di Arab Saudi

Timnas Indonesia bakal menghadapi tantangan besar dalam persiapan menuju putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Elara | MataMata.com
Kamis, 24 Juli 2025 | 17:15 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia (dari kiri ke kanan) Jay Noah Idzes, Kevin Diks, Shayne Pattynama, Calvin Verdonk, Nathan Tjoe A On dan Jordi Amat berdiri di tengah lapangan usai bertanding melawan Timnas Jepang dalam laga Grup C Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2024). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym.)

Pesepak bola Timnas Indonesia (dari kiri ke kanan) Jay Noah Idzes, Kevin Diks, Shayne Pattynama, Calvin Verdonk, Nathan Tjoe A On dan Jordi Amat berdiri di tengah lapangan usai bertanding melawan Timnas Jepang dalam laga Grup C Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2024). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym.)

Matamata.com - Timnas Indonesia bakal menghadapi tantangan besar dalam persiapan menuju putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Tim asuhan Patrick Kluivert dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Arab Saudi pada 9 Oktober, disusul pertandingan kontra Irak. Namun, waktu persiapan tim Garuda terbilang sangat terbatas.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan, jadwal kompetisi domestik dan pertandingan pemain di luar negeri menjadi kendala tersendiri bagi persiapan tim.

“Liga Indonesia selesai empat hari sebelum FIFA Matchday, tetapi kenyataan kalau kita bicara para pemain di Eropa, ya tanggal 4 dan 5 Oktober (masih) ada pertandingan,” ujar Erick dalam konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (24/7).

Situasi ini mirip dengan pengalaman timnas saat bertolak ke Australia beberapa waktu lalu. "Jadi kondisi nanti mirip saat kita ke Australia, jadi saat itu datangnya mepet, dan sekarang ya tanggal 6 baru datang, 7 latihan, 8 (Oktober waktu Arab Saudi) tanding," lanjutnya.

Sebagai langkah antisipasi, timnas akan menjalani laga uji coba pada FIFA Match Day September mendatang. Erick menyebut laga tersebut akan digelar di Surabaya.

“Ya kenapa ada FIFA Match Day September di Surabaya, itu jadi latihan juga buat timnas Indonesia, dan saya berharap timnas tidak terus main di Jakarta, karena timnas milik Indonesia, jadi kita coba main di mana-mana asal stadionnya sesuai standar,” jelas Erick.

Rencananya, timnas akan menjajal kekuatan dua negara asal Timur Tengah, yakni Kuwait dan Lebanon, sebagai lawan tanding di laga uji coba tersebut. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

BPI Danantara berkolaborasi dengan KPK untuk mengintegrasikan sistem pelaporan pelanggaran (WBS) di seluruh BUMN demi me...

news | 19:05 WIB

Menpora menegaskan kompetisi IBL 2026 yang semakin kompetitif dan melahirkan Bogor Hornbills sebagai juara baru menjadi ...

news | 18:27 WIB

Desainer Gen Z Fajar Novario memenangkan sayembara logo HUT Ke-81 RI pilihan masyarakat dan meraih Rp100 juta. Presiden ...

news | 16:41 WIB

Istana resmi merilis logo HUT Ke-81 RI karya desainer asal Padang. Simak makna filosofisnya dan cek daftar pemenang hadi...

news | 16:16 WIB

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penurunan bunga PNM Mekaar jadi 8 persen berlaku untuk semua nasabah. S...

news | 15:55 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan perluasan kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Simak jadwal pendaf...

news | 14:49 WIB

Wamenkeu Juda Agung memastikan kondisi fiskal RI per Mei 2026 aman dan terjaga dengan defisit APBN terkendali di angka 0...

news | 14:35 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi menurunkan harga LNG industri menjadi 13 dolar AS per MMBTU demi menjaga daya saing ...

news | 14:28 WIB

Roy Suryo membeberkan dugaan pelanggaran privasi dan prosedur oleh penyidik Polda Metro Jaya saat penangkapan dirinya, d...

news | 12:33 WIB

Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk terus menyerap gabah dan beras petani sepanjang tahun 2026. Hingga Juni, serapa...

news | 09:30 WIB