Maknai Tahun Baru Islam, Menag: Hijrah Adalah Perpindahan Kualitas Hidup

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk memaknai peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW bukan sekadar sebagai perpindahan tempat, melainkan sebagai perubahan fundamental dari kondisi gelap menuju terang.

Elara | MataMata.com
Kamis, 26 Juni 2025 | 17:15 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar . ANTARA/Rio Feisal/pri.

Menteri Agama Nasaruddin Umar . ANTARA/Rio Feisal/pri.

Matamata.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk memaknai peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW bukan sekadar sebagai perpindahan tempat, melainkan sebagai perubahan fundamental dari kondisi gelap menuju terang.

“Hakikat hijrah bukan hanya berpindah secara fisik, tapi juga berpindah arah kehidupan—dari stagnasi menuju pertumbuhan, dari rutinitas biasa menuju kontribusi luar biasa,” ujar Menag di Jakarta, Kamis (26/6).

Mengutip Surah At-Taubah ayat 20, Menag menekankan pentingnya berhijrah secara spiritual dan sosial. Ia mengajak masyarakat untuk merefleksikan sejauh mana ajaran Islam diterapkan secara nyata, bukan hanya tertera di kartu identitas.

"Tahun Baru Islam hadir bukan dengan pesta, tapi dalam keheningan, zikir, dan perenungan. Dari sunyi itu, sering lahir perubahan besar,” tuturnya.

Menag juga menyoroti ragam tradisi lokal dalam menyambut Muharam, seperti Tabuik di Pariaman dan Grebeg Suro di Jawa, sebagai bukti harmonisasi antara Islam dan budaya Nusantara.

“Islam di Indonesia kaya akan nilai budaya yang membumi tanpa kehilangan kemurniannya. Kita perlu menjaga bukan hanya ritusnya, tapi juga maknanya,” jelasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan tiga ajakan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah: bersyukur atas umur dan kesempatan, berhijrah dari stagnasi menuju kemajuan, serta berkontribusi nyata bagi lingkungan.

“Semoga hijrah kita tahun ini bukan sekadar pergantian waktu, tapi juga peningkatan kualitas hidup,” pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan kajian mendalam terkait pencabutan izin proyek Pembangk...

news | 18:58 WIB

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Swiss untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026 membawa harapan besar b...

news | 18:44 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membeberkan konsep "Prabowonomics" yang akan dipaparkan Presiden Pra...

news | 17:15 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, M...

news | 16:15 WIB

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memastikan stok telur ayam ras ...

news | 15:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto tiba di Swiss untuk menghadiri WEF 2026 di Davos. Intip jadwal pidato khusus Presiden di hadap...

news | 10:15 WIB

PSSI akan mengumumkan apparel baru Timnas Indonesia pada Jumat (23/1). Benarkah Kelme terpilih gantikan Erspo? Cek jadwa...

news | 09:00 WIB

Presiden Prabowo cabut izin 22 perusahaan kehutanan dan 6 perusahaan tambang di Sumatera & Aceh karena terbukti rusak li...

news | 08:15 WIB

CEO Zoho Corporation Shailesh Kumar Davey ungkap rencana bangun pusat data di Indonesia. Simak syarat investasi dan stra...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto targetkan bangun 10 kampus baru bidang Kedokteran dan STEM berstandar internasional pada 2028 ...

news | 06:00 WIB