Prabowo Dorong Perdamaian Israel-Iran, Tegaskan Komitmen Indonesia untuk Deeskalasi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan posisi Indonesia yang mendorong penurunan ketegangan antara Israel dan Iran, serta menyerukan upaya bersama untuk mencari solusi damai.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 21 Juni 2025 | 07:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui pada sela-sela kegiatannya di St. Petersburg, Rusia, Jumat (20/6/2025). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Presiden Prabowo Subianto menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui pada sela-sela kegiatannya di St. Petersburg, Rusia, Jumat (20/6/2025). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan posisi Indonesia yang mendorong penurunan ketegangan antara Israel dan Iran, serta menyerukan upaya bersama untuk mencari solusi damai.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo usai pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Konstantinovskiy, St. Petersburg, Kamis (19/6).

Menurutnya, Indonesia dan Rusia memiliki pandangan yang sejalan dalam mendukung penyelesaian damai atas konflik yang terjadi di kawasan tersebut.

"Ya tentunya pengaruh Rusia lebih besar ya di kawasan itu, khususnya dengan Pemerintah Iran. Jadi, saya kira peran dari Pemerintah Rusia akan sangat besar.

Ya, semua akan berusaha untuk deeskalasi," ujar Prabowo saat ditemui di lobi hotel tempatnya transit, Jumat (20/6) malam.

Ia menambahkan bahwa banyak negara, termasuk Indonesia, berharap konflik antara Israel dan Iran tidak berlarut-larut dan dapat diselesaikan secara damai.

“Kita ingin semua turunkan suhu. Kita ingin cari penyelesaian jalan keluar yang damai untuk semua pihak,” ujarnya.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia berlangsung pada 18–20 Juni 2025. Dalam kesempatan itu, ia dua kali bertemu langsung dengan Presiden Putin, yakni dalam kunjungan resmi di Istana Konstantinovskiy dan saat keduanya tampil di panggung Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025, Jumat (20/6).

Dalam pertemuan empat mata yang berlangsung selama dua jam, kedua pemimpin membahas berbagai isu bilateral, regional, dan global.

Meski tidak merinci topik regional tertentu dalam pernyataan pers, keduanya menegaskan memiliki kesamaan pandangan terhadap sejumlah isu strategis.

Baca Juga: ARTJOG 2025 - Motif: Amalan, Merayakan Estetika untuk Dunia yang Lebih Peduli

“Kami menghormati kedaulatan setiap negara. Kami ingin menyelesaikan semua masalah dengan damai, dan kami selalu ingin mengutamakan kolaborasi daripada konflik,” kata Prabowo.

Dalam sesi panel SPIEF 2025, Prabowo bersama Putin dan tiga pembicara utama lainnya juga menyinggung isu-isu geopolitik, termasuk dampak konflik Israel-Iran terhadap ekonomi global.

Selain itu, Prabowo juga menjawab pertanyaan seputar hubungan Indonesia-Rusia serta pendekatan diplomatik Indonesia dalam merespons situasi internasional. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB