Luna Maya Buka Suara soal Egg Freezing Sebelum Menikah, Ini Fakta, Biaya, dan Alasannya

Nama Luna Maya kembali menjadi perbincangan publik setelah ia blak-blakan mengungkapkan telah menjalani prosedur egg freezing atau pembekuan sel telur.

Elara | MataMata.com
Kamis, 08 Mei 2025 | 11:15 WIB
Luna Maya

Luna Maya

Matamata.com - Nama Luna Maya kembali menjadi perbincangan publik setelah ia blak-blakan mengungkapkan telah menjalani prosedur egg freezing atau pembekuan sel telur.

Pengakuan tersebut disampaikan Luna Maya jelang dirinya melangsungkan pernikahan dengan Maxime Bouttier. Keputusan ini menuai beragam reaksi dari masyarakat, apalagi langkah serupa belum banyak dilakukan selebritas Tanah Air.

Luna Maya menjelaskan bahwa keputusan menjalani pembekuan sel telur diambil sebagai bentuk ikhtiar menjaga kemungkinan untuk memiliki keturunan di masa depan.

Dengan teknik ini, sel telur yang diambil dan dibekukan dapat digunakan kapan saja saat ia dan pasangan siap untuk memiliki anak. “Saya ingin tetap ada kesempatan punya anak, walaupun usia terus berjalan,” ucap Luna Maya saat menjawab pertanyaan awak media.

Aktris dan model ini menilai prosedur pembekuan sel telur merupakan langkah bijak, terutama bagi perempuan yang belum menikah di usia matang atau ingin menunda kehamilan karena alasan tertentu.

Luna Maya menyebut, “Menurut aku, egg freezing itu salah satu opsi yang sangat baik buat perempuan yang punya concern soal usia tapi belum menikah.”

Terkait prosesnya sendiri, Luna membagikan pengalamannya menjalani serangkaian tahapan medis. Ia mengaku harus melewati pemeriksaan hormon, stimulasi ovarium, hingga proses pengambilan sel telur yang kemudian dibekukan dengan teknologi medis.

“Memang prosesnya tidak sebentar, ada berbagai tahap dan itu harus didampingi dokter spesialis,” terang Luna.

Luna Maya (Matamata.com/Tiara Rosana)
Luna Maya (Matamata.com/Tiara Rosana)

 

Publik pun menjadi penasaran dengan biaya yang dibutuhkan untuk menjalani proses pembekuan sel telur ini di Indonesia. Berdasarkan informasi dari sejumlah rumah sakit dan klinik fertilitas, biaya yang perlu dipersiapkan cukup besar.

Baca Juga: Vincent Verhaag Siap Hadapi Mantan Suami Jessica Iskandar, Percakapan Lama Kembali Terungkap

Rata-rata, prosedur ini memakan dana mulai dari Rp15 juta hingga lebih dari Rp100 juta tergantung pada fasilitas serta teknologi yang digunakan. Belum termasuk biaya tahunan penyimpanan sel telur yang berkisar di angka Rp2 juta hingga Rp5 juta per tahun.

Tingginya biaya egg freezing inilah yang membuat metode ini belum bisa diakses oleh semua kalangan. Namun, Luna Maya berharap langkah yang ia ambil dapat menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi mereka.

“Aku bagi pengalaman ini supaya perempuan lain tahu ada opsi untuk tetap menjaga fertilitas. Jangan sampai merasa kehilangan harapan untuk punya anak hanya karena faktor usia atau belum menikah,” kata Luna berbagi motivasi.

Fenomena egg freezing sendiri memang mulai dikenal dan menjadi perhatian seiring semakin banyaknya perempuan yang memilih fokus pada karier atau pendidikan sebelum menikah dan memiliki anak.

Dokter spesialis kandungan dr. Widyawati dalam wawancaranya dengan CNN Indonesia menjelaskan bahwa pembekuan sel telur sebaiknya dilakukan di usia produktif, yakni sekitar 20 hingga 35 tahun untuk mendapatkan kualitas sel telur terbaik.

Meskipun demikian, dokter tetap mengingatkan bahwa prosedur ini tidak bisa dijadikan jaminan pasti untuk bisa hamil di kemudian hari. Banyak faktor medis yang harus diperhatikan.

“Egg freezing itu meningkatkan peluang, bukan jaminan mutlak kehamilan nantinya,” kata dr. Widyawati.

Di tengah ramainya perbincangan soal langkah Luna Maya, masyarakat pun diajak lebih memahami berbagai aspek medis dan finansial sebelum menjalani egg freezing.

Luna sendiri menegaskan bahwa keputusan ini sepenuhnya pilihan personal dan harus berdasarkan pertimbangan matang. “Ini soal pilihan hidup. Yang penting, tahu manfaat dan risikonya,” tegas Luna Maya.

Dengan keterbukaan Luna Maya, wacana tentang pentingnya edukasi kesehatan reproduksi bagi perempuan semakin mengemuka. Keputusan Luna juga menjadi pemantik diskusi publik soal akses, biaya, hingga hak setiap perempuan untuk menentukan pilihan terbaik dalam hidup mereka.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wamentrans Viva Yoga mendorong Desa Telang Rejo di Banyuasin menjadi lumbung pangan nasional utama. Simak strategi pemer...

news | 09:00 WIB

Pemerintah China bantah klaim Trump soal ladang angin. Dengan kapasitas 600 juta kilowatt dan ladang angin Gansu yang ma...

news | 08:13 WIB

Di forum WEF Davos 2026, Presiden Prabowo umumkan rencana besar membangun hingga 5.000 desa nelayan modern dan 83.000 ko...

news | 07:00 WIB

Presiden Prabowo memperkenalkan Danantara di WEF Davos 2026. Dengan aset US$ 1 triliun, Danantara diproyeksikan merasion...

news | 06:00 WIB

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan kajian mendalam terkait pencabutan izin proyek Pembangk...

news | 18:58 WIB

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Swiss untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026 membawa harapan besar b...

news | 18:44 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membeberkan konsep "Prabowonomics" yang akan dipaparkan Presiden Pra...

news | 17:15 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, M...

news | 16:15 WIB

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memastikan stok telur ayam ras ...

news | 15:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto tiba di Swiss untuk menghadiri WEF 2026 di Davos. Intip jadwal pidato khusus Presiden di hadap...

news | 10:15 WIB