Achmad Albar Angkat Bicara Soal Penangkapan Fachri Albar, Tegaskan Dukungan dan Harapan Kesembuhan Anak

Achmad Albar, musisi legendaris Indonesia sekaligus ayah Fachri Albar, akhirnya turun tangan menanggapi kabar penangkapan putranya yang kembali tersandung kasus narkoba.

Elara | MataMata.com
Kamis, 08 Mei 2025 | 07:15 WIB
Fachri Albar dan Achmad Albar (Instagram/@aialbar)

Fachri Albar dan Achmad Albar (Instagram/@aialbar)

Matamata.com - Achmad Albar, musisi legendaris Indonesia sekaligus ayah Fachri Albar, akhirnya turun tangan menanggapi kabar penangkapan putranya yang kembali tersandung kasus narkoba.

Fachri sendiri telah diamankan aparat kepolisian atas dugaan penyalahgunaan narkotika untuk yang kesekian kalinya. Meski rasa kecewa dan sedih tak terbantahkan, Achmad Albar tetap menunjukkan sikap bijaksana sebagai orang tua.

Dalam keterangannya kepada media, Achmad Albar mengaku sangat prihatin dengan situasi yang tengah menimpa Fachri. Ia menilai permasalahan narkoba bukanlah persoalan yang bisa dianggap remeh, terutama saat telah berulang kali menjerat anaknya.

Meski demikian, Achmad Albar tetap menegaskan akan selalu memberikan dukungan kepada Fachri. “Sebagai orang tua, saya hanya bisa berdoa agar Fachri bisa sembuh dan terbebas dari masalah ini,” ujarnya.

Achmad Albar juga membuka suara soal kondisi kesehatan dan mental Fachri selama berada di tahanan. Menurutnya, Fachri dalam keadaan sehat dan masih bisa menjalani aktivitas sehari-hari meski berada di balik jeruji.

Achmad mengatakan bahwa komunikasi dengan Fachri masih terjalin dengan baik, dan ia terus memberikan nasihat serta dukungan moral kepada anaknya.

“Alhamdulillah, Fachri sehat. Kami terus mendoakan yang terbaik untuknya,” tutur vokalis legenda God Bless ini.

Fachri Albar dan Achmad Albar (Instagram/@aialbar)
Fachri Albar dan Achmad Albar (Instagram/@aialbar)

 

Bicara mengenai penyebab Fachri kembali terjerat kasus narkoba, Achmad Albar enggan berprasangka atau menyalahkan siapa pihak tertentu.

Baginya, penyalahgunaan narkoba adalah kompleks dan memerlukan penanganan serius dari berbagai pihak, termasuk keluarga, pemerintah, hingga masyarakat.

“Masalah narkoba ini berat, tidak bisa ditangani satu malam. Yang penting sekarang adalah bagaimana mendukung Fachri agar bisa benar-benar sembuh,” kata Achmad.

Lebih lanjut, Achmad mengajak masyarakat agar tidak mudah menghakimi orang-orang yang terjerat kasus narkoba, termasuk anaknya.

Ia menyoroti peran keluarga sebagai garda terdepan dalam memberikan dukungan bagi korban penyalahgunaan zat terlarang. “Yang terpenting sekarang, kami sebagai keluarga selalu mendukung dan berdoa,” tegasnya lagi.

Selain itu, ia juga meminta doa kepada publik agar Fachri bisa segera pulih dan mendapatkan kesempatan kedua untuk membuktikan diri.

Kepolisian sendiri masih mendalami kasus penangkapan Fachri. Sementara proses hukum berjalan, Achmad Albar memohon agar masyarakat bisa memberikan ruang bagi Fachri untuk memperbaiki diri.

Ia percaya, dengan dukungan keluarga dan doa masyarakat, anaknya bisa keluar dari lingkaran hitam narkoba yang selama ini membelit.

Dalam kabar terbarunya, kondisi Fachri di sel dikatakan sehat dan masih sanggup menerima kunjungan keluarga.

Walau demikian, Achmad tetap tidak menutupi kekhawatirannya dan berharap agar Fachri dapat mendapatkan pendampingan serta rehabilitasi, hingga akhirnya mampu kembali ke kehidupan normal.

“Kami akan terus mendukungnya. Mudah-mudahan dengan doa semua orang, Fachri bisa pulih dan menjadi lebih baik ke depannya,” pungkas Achmad Albar berharap.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mentan Andi Amran Sulaiman menilai pelemahan rupiah hingga Rp18.000/dolar AS jadi momentum emas genjot ekspor pertanian ...

news | 16:29 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana melakukan relaksasi kuota produksi batu bara 2026 menyusul kenaikan harga global...

news | 16:21 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan perintah Presiden Prabowo untuk menaikkan harga TBS sawit sebesar 10 persen. Satga...

news | 16:07 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi merespons tuntutan BEM SI Jateng terkait melemahnya nilai tukar rupiah hingga Rp18.000 per dolar...

news | 14:08 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman melaporkan 300 perusahaan kelapa sawit ke Satgas Pangan Polri karena sengaja menahan harga TB...

news | 12:45 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan aturan skema bagi hasil sektor pertambangan minerba tidak akan berubah selamany...

news | 12:15 WIB

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan penanaman integritas sejak dini adalah kunci pencegahan korupsi PPDB, di...

news | 11:45 WIB

Nilai tukar rupiah hari ini melemah ke level Rp18.107 per dolar AS pada Senin pagi. Simak analisis pemicunya mulai dari ...

news | 10:30 WIB

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Operasional Maktour Ismail Adham dan eks Ketum Kesthuri Asrul Aziz Taba t...

news | 10:30 WIB

Komisi IX DPR RI mendukung penuh langkah Badan Gizi Nasional melakukan moratorium pembangunan dapur baru demi menjaga ku...

news | 08:30 WIB