Bantah Mobil Presiden Jokowi Bocor saat Perjalanan di Jawa Tengah, Begini Faktanya

Video Presiden berjalan kaki selama kunjungan kerja di Jawa Tengah menjadi viral di media sosial.

Baktora | MataMata.com
Kamis, 25 Januari 2024 | 13:55 WIB
Potret Mobil Presiden Jokowi yang disebut bocor saat perjalanan di Jawa Tengah. (Twitter/@David_Wijaya03)

Potret Mobil Presiden Jokowi yang disebut bocor saat perjalanan di Jawa Tengah. (Twitter/@David_Wijaya03)

Matamata.com - Bocornya ban mobil presiden yang ramai dibahas di media sosial akhirnya terkuak. Nyatanya mobil jenis Marcedes-Benz S600 Guard keluaran 2008 itu tidak bocor sepertinya yang viral.

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menegaskan bahwa ban mobil Presiden Joko Widodo tidak mengalami kerusakan atau kebocoran selama kunjungan kerja di Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

"Saya telah memverifikasi dengan Setpres dan Setmil bahwa peristiwa yang terlihat dalam video bukanlah proses penggantian ban mobil Kepresidenan yang disebutkan mengalami kebocoran," ujar dia dikutip Kamis (25/1/2024).

Ari menjelaskan bahwa yang sebenarnya yang terjadi adalah anggota Paspampres tengah melakukan kegiatan pengemasan kaos ke dalam mobil melalui pintu sopir, dengan posisi berjongkok, karena Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat itu berada di dalam mobil.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo sedang turun dari kendaraan untuk berjalan kaki bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengukur lebar jalan sepanjang rute Sragen (Gemolong)-Grobogan-Blora.

Sebelumnya, video Presiden berjalan kaki selama kunjungan kerja di Jawa Tengah menjadi viral di media sosial. Video amatir menunjukkan mobil Presiden berhenti di pinggir jalan dengan anggota Paspampres berjongkok di sebelah ban kendaraan.

Meskipun videonya bernarasi dugaan kebocoran ban mobil Presiden, jika dilihat lebih teliti menunjukkan bahwa anggota Paspampres sedang melakukan loading atau pengemasan kaos, yang akan dibagikan kepada masyarakat, sementara Presiden meninjau jalan di daerah tersebut.

Bocornya ban mobil itu sendiri ramai menjadi perbincangan. Di sisi lain tak sedikit yang mengomentari bahwa kondisi mobil Presiden tak setangguh yang dibayangkan.

Namun dengan penjelasan di atas menunjukkan kondisi mobil masih cukup baik, hanya salah natasi yang dibagikan di media sosial.

Baca Juga: Siap Lanjutkan Pembangunan di Era Jokowi, Ganjar-Mahfud Tak bakal Lanjutkan Satu Program Ini karena Dinilai Gagal

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menyebut lemahnya kaderisasi parpol memicu mahar politik. Simak usulan KPK mulai dari jenjang kader hingga batasan m...

news | 15:32 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dirut KAI meninjau progres pembangunan 824 unit hunian layak bagi warga bantaran rel Senen...

news | 14:58 WIB

Kemenkes percepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk 26.000 dapur SPPG. Simak syarat dan cara ikut...

news | 14:51 WIB

Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak menganggap pengkritik sebagai musuh, menyusul pelap...

news | 14:15 WIB

KPK menyerahkan hasil kajian tata kelola parpol kepada Presiden Prabowo dan DPR. Simak 3 rekomendasi utama KPK termasuk ...

news | 14:00 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta mendesak PBB mengevaluasi total perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon menyusul gugurny...

news | 13:15 WIB

KPK memeriksa Direktur PT Marco Tour and Travel Syarif Thalib terkait dugaan jual beli kuota haji 2023-2024 yang merugik...

news | 11:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta setujui penambahan 5.000 personel Satpol PP untuk kurangi beban kerja. Simak penjelasan Wagub Rano K...

news | 10:15 WIB

Permenhut Nomor 6 Tahun 2026 resmi dirilis untuk memberikan stabilitas dan kepastian hukum bagi investor di proyek karbo...

news | 09:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap strategi 'survival mode' RI. Pemerintah fokus hapus inefisiensi dan tutup kebocoran p...

news | 06:00 WIB